Judi Bola Piala Dunia Menggila, Petaruh Sampai Berani Lego Ruko Rp 1,8 M

Sepekan menjelang Piala Dunia di Brasil 12 Juni-13 Juli 2014, judi bola kian menggila. Taruhan dikemas apik melalui acara nonton bareng (nobar)

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sepekan menjelang Piala Dunia di Brasil 12 Juni-13 Juli 2014, judi bola kian menggila. Taruhan dikemas apik melalui acara nonton bareng (nobar) di vip room karaoke, club, dan bar. Petaruh dari kalangan pengusaha, pegawai swasta, hingga profesional.

Seorang pengusaha otomotif yang menjadi sumber Tribun Sumsel menjelaskan, Piala Dunia merupakan even yang sangat dinantikan orang-orang yang suka berjudi. Taruhan setiap pertandingan bervariasi, mulai dari belasan juta hingga puluhan juta. Taruhan akan mencapai puncaknya pada partai final.

“Piala Dunia berbeda dengan pertandingan klub. Pemain-pemain tersebar di beberapa negara, motivasi bermain juga sangat kuat karena membawa nama negara. Makanya setiap pertandingan bakal berlangsung seru,” kata sumber itu.

Meski tidak tahu persis jumlah perputaran uang judi selama piala dunia, ia yakin jumlahnya sangat besar. Perhitungan kasarnya bisa mengacu satu orang saja bisa menghabiskan uang Rp 1,8 miliar selama even satu bulan itu. Dia mengenal rekannya sampai menjual ruko dua pintu seharga Rp 1,8 m itu untuk modal bertaruh.

“Untuk taruhan besar kebanyakan diikuti oleh pengusaha. Taruhan itu ada juga istilah sampingan. Sudah ikut judi online dengan taruhan besasr, tetapi sampingannya masih taruhan dengan teman nonton bareng. Nominal setiap pertandingan bisa sampai Rp 15 juta,” ungkapnya.

Tribun Sumsel meminta bantuan kepada sumber ini untuk membuka akses mewawancarai sejumlah pengusaha yang kerap bertaruh pada momen piala dunia. Ia menyanggupi, kemudian menghubungi rekannya yang dikenal suka bertaruh setiap ada even besar olahraga. Berbekal informasi awal itu, Tribun menghubungi pengusaha yang dimaksud.

Namun, orang yang dia rekomendasikan mengelak, mengaku tidak tahu soal taruhan bola dan tidak pernah berkecimpung pada kegiatan itu. Karena tidak bisa memberikan penjelasan, ia malah menunjuk pengusaha lain yang disebutnya gemar bertaruhan bola. Pengusaha yang disebut ini juga belum bisa ditemui.

Informasi dihimpun Tribun, ada banyak jenis perjudiannya, mulai dari taruhan langsung antara dua orang atau lebih, difasilitasi bandar, hingga judi online dengan memanfaatkan akses internet.

Selain pengusaha-pengusaha itu, ada juga Aan, pekerja di BUMN yang tak sabar menantikan partai pertama pertandingan Piala Dunia 2014. Bujangan yang gemar judi bola online sejak 2010 ini sudah mempersiapkan uang sekitar Rp 2 juta untuk modal deposit taruhan.

Ia lebih menyukai taruhan online karena lebih praktis. Ada bandar yang siap melayani berapa pun nominal taruhan sehingga tidak repot-repot lagi mencari lawan. Pasang taruhan juga bisa dilakukan menggunakan handphone android, bisa dilakukan di mana dan kapan saja.

“Judi bola itu enak dibandingkan main poker (judi kartu-red). Kemungkinan menang sangat besar, ditentukan kemampuan analisis. Tahun ini saya pernah menang Rp 7 juta hanya dengan pasang taruhan Rp 25 ribu,” jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved