Mudik 2019
Mahalnya Tiket Pesawat Berimbas Pada Penurunan Konsumsi Avtur di Sumbagsel Sampai 40 Persen
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Masih tingginya ongkos penumpang pesawat saat ini berimbas pada konsumsi bahan bakar pesawat avtur
Penulis: Arief Basuki Rohekan |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Masih tingginya ongkos penumpang pesawat saat ini berimbas pada konsumsi bahan bakar pesawat avtur.
General Manager Marketing Operation Region II Sumbagsel, Primarini mengungkapkan, di wilayahnya terdapat pengurangan komsumsi avtur yang signifikan setiap harinya, sejak awal tahun 2019.
Konsumsi avtur saat ini estimasinya turun sekitar 40 persen. Dulu rata- rata konsumsi sekitar 400 KL per hari namun sekarang hanya sekitar 240 KL per hari.
Menurut Primarini, pihaknya sudah melakukan pemetaan kebutuhan energi masyarakat berdasarkan analisis tren konsumsi dan juga pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya.
• Bernostalgia Bersama Film Aladin, Bioskop XXI PS Mall Buka 4 Studio dan CGV PTC Buka 3 Studio
Berdasarkan pemetaan tersebut, menurutnya Pertamina MOR II Sumbagsel sudah melakukan antisipasi untuk peningkatan kebutuhan BBM, dan LPG selama tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2019 RU III Plaju dan MOR II siaga sejak H-15 hingga H+15 Idul Fitri.
Untuk BBM, jenis Gasoline seperti Turbo, Pertamax, Pertalite, Premium mengalami kenaikan sekitar 18,9% dari output hariannya dari 7.500 KL jadi 8.900 KL.
Sedangkan Gasoil seperti Dex, Dexlite, dan Biosolar bisa dibilang stabil diangka sekitar 13,4%.
• BREAKING NEWS, Anak Sedang Tidur Terbawa Kawanan Pencuri Mobil di Prabumulih
Hal ini merupakan hal yang wajar karena peningkatan mobil pribadi sebagai moda transportasi saat mudik dan balik Idul Fitri dan pelarangan sementara kendaraan berat melintas selama masa mudik dan balik ini,” ujar Primarini.
Selain itu, pihaknya juga mensuport untuk kelancaraan pemudik nantinya, dengan memastikan stok BBM di SPBU di Sumbagsel, termasuk di perlintasan jalan Tol Bakauheni- Palembang akan tersedia.
Nantinya juga ada tambahan layanan lain seperti 15 titik SPBU di sepanjang Tol 346 KM yang dimulai pada 29 Mei, 23 motor kemasan, 2 Mobile Storage BBM, dan BBM Kemasan di 83 titik SPBU dari total 423 SPBU di Sumbagsel yang beroperasi secara normal.
Ada juga 20 motori pembawa BBM yang bisa diturunkan saat kondisi jalan macet.
"SPBU yang ada akan stand by 24 jam, kecuali kondisi keamanan tidak mendukung bisa tidak 24 jam, itupun bukan karena tidak ada stok atau operasi," ingatnya.
• BREAKING NEWS, Aksi Heroik Kapolresta Palembang Kombes Didi Tangkap Pelaku Jambret di Tengah Jalan
Melihat penggunaan lain yang pasti terjadi peningkatan adalah permintaan LPG untuk kebutuhan dapur selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
LPG juga pasti terjadi peningkatan konsumsi. Untuk LPG PSO/Subisdi diperkirakan naik sekitar 9 persen sedangkan LPG NPSO/Non Subsidi sekitar 3%.
"Biasanya lonjakan akan terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri, karenanya kami akan antisipasi dengan meningkatkan distribusi dari minggu-minggu sebelumnya,” ucap Primarini.