Berita Prabumulih

Belasan Ketua RT/RW Kelurahan Muaradua Prabumulih Ancam Mengundurkan Diri

-Sejumlah 13 Ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih mengusulkan pengunduran diri

Belasan Ketua RT/RW Kelurahan Muaradua Prabumulih Ancam Mengundurkan Diri
Tribun Sumsel/ Edison
Belasan ketua RT/RW di Kelurahan Muaradua ketika mendatangi kantor lurah untuk menuntut satu Ketua RT tim Kotak Kosong dicopot dari jabatan, Rabu (15/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH -Sejumlah 13 Ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih mengusulkan pengunduran diri dari jabatanya, Rabu (15/5/2019).

Ketua RT dan RW itu kecewa terhadap Walikota serta wakil walikota yang telah memberikan rekomendasi perpanjangan surat keputusan (SK) kepada salah satu ketua RT inisial JAU.

Padahal yang bersangkutan dinilai tidak memiliki kinerja dan tidak netral dalam tiap gelaran Pemilu.

Tidak hanya itu, para ketua RT dan RW yang mengembalikan SK meminta Lurah Muaradua menyampaikan kepada walikota maupun wakil walikota agar tidak memperpanjang SK inisial JAU.

Jika tidak maka pihaknya akan berhenti menjadi RT/RW dan menganggap wako serta wawako tidak tegas dalam memimpin kota Prabumulih.

Aminah Cendrakasih Bandar Arisan Online di Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara

"Jauhari itu jelas-jelas tim pemenangan kelompok Koko (Kotak Kosong-red) tapi malah dapat rekomendasi perpanjangan SK, kami malah tidak."

"Wako dan wawako pernah beberapa kali menegaskan di koran jika RT/RW berpolitik akan diberhentikan, sekarang mana buktinya," jelas satu diantara ketua RT yang tak mau namanya disebutkan ketika dibincangi di kantor Kelurahan Muaradua.

Selain tidak netral tiap gelaran pemilu, JAU juga menurut para ketua RT tidak pernah berkerjasama dalam kegiatan-kegiatan kelurahan.

Misalnya gotong royong antar rukun tetangga dan tidak pernah ikut rapat-rapat jika tidak ditelpon lurah bersangkutan.

"Wewenang mengangkat dan memberhentikan RT/RW ini tugas kelurahan namun jika ada rekomendasi pihak kelurahan tak bisa berbuat apa-apa. Makanya kami minta walikota copot dan jangan diperpanjang,"

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved