Berita Palembang

2 Minggu Ini Kecelakaan Lalulintas di Palembang Naik 20 Persen, Penyebab Utama Kelalaian Pengemudi

Meski imbauan tentang keselamatan berlalulintas terus dilakukan namun belum membuat angka kecelakaan di Palembang turun

2 Minggu Ini Kecelakaan Lalulintas di Palembang Naik 20 Persen, Penyebab Utama Kelalaian Pengemudi
Tribun Sumsel/ Lusi Faradila
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Harsono 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Meski imbauan tentang keselamatan berlalulintas terus dilakukan namun belum membuat angka kecelakaan di Palembang turun.

Untuk dua pekan ini tercatat angka kecelakaan di Palembang meningkat dibandingkan 2 minggu sebelumnya.

"Angka kecelakaan meningkat dua minggu terakhir ini dengan persentase 15 hingga 20 peren, dan jumlah korbannya pun mengalami peningkatan," Ungkap Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Harsono, Jumat (22/3/2019).

Adapun penyebab dari maraknya kecelakaam tersebut mayoritas disebabkan oleh human eror atau kelalaian pengemudi kendaraan.

152 Siswa SDK Frater Xaverius 2 Palembang Mengikuti Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa)

Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Thailand: Bermain Terus Menyerang, Indonesia Malah Harus Kalah Telak

"Mulai dari kondisi fisik lelah, hingga akibat kurang konsentrasi selama mengemudi. Belum lagi karena kendaraan tidak layak jalan, mulai dari persoalan rem hingga komponen lainnya,"ungkapnya.

Selain itu, korban kecelakaan baik luka ringan, luka berat hingga meninggal juga didominasi oleh pengendara roda dua.

"Hal ini bisa jadi karena untuk tingkat safety pada pengendara roda dua. Namun bukan berarti kesalahan ada pada pengendara roda dua hanya saja bila dibandingkan korban yang mengalmi luka berat atau ringan lebih banyak dialami pengendara roda dua," jelasnya.

Untuk menekan angka kecelakaan lantas tersebut, Satlantas terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya sosialisasi kepada masyarakat.

Pendam II Sriwijaya Test Urine Mendadak, Ada 45 Prajurit TNI dan PNS Ditest Narkoba

Ramai Warga Swafoto di Jembatan Musi IV Palembang, Bahkan Ada yang Nekat Lewati Pagar Pembatas

"Sosialisasi sangat penting, apalagi kita harus bisa menjadikan keselatan berkendara sebagai budaya. Selain itu juga kita juga harus saling mengingatkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berkendara harus disertai perlengkapan yang sesuai dengan standar keselamatan, seperti penggunakan helm hingga menaati peraturan berlalu lintas di jalan raya.

"Kita juga mengharapkan masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor bisa lebih tertib dan melengkapi kendaraannya dengan surat-surat yang diperlukan, seperti STNK dan SIM," pungkasnya. 

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved