Berita Prabumulih

Polisi Minta Posko AMP untuk Mengusir Truk Masuk Kota Prabumulih Dibongkar

Kabag Ops, Kompol Agus Selamat mengungkapkan pihaknya selaku pengamanan meminta pihak AMP bermediasi terlebih dahulu bersama kepolisian, pemerintah

Polisi Minta Posko AMP untuk Mengusir Truk Masuk Kota Prabumulih Dibongkar
Tribun Sumsel/ Farlin Addian
Foto Ilustrasi Truk 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Belasan pemuda dari Aspirasi Masyarakat Prabumulih (AMP) mendirikan posko di simpang tiga tugu air Mancur kota Prabumulih, Jumat (15/3/2019).

Para pemuda tersebut mendirikan posko untuk mengusir truk-truk angkutan berat kecuali truk sembako yang masih nekat masuk dalam kota.

"Jadi kami mengawal Perwako nomor 56/2015 tentang ketentuan penyelenggaraan jalan lingkar timur dan jalan Jenderal sudirman."

"Dalam aturan itu jelas truk dilarang masuk kota kecuali truk sembako, untuk itu kita bentuk tim kawal perwako," ungkap Ketua AMP, Ariantono ketika diwawancarai.

Truk Petikemas Tonase Besar Bebas Masuk Jalanan Kota Palembang Siang Hari, Tak Hiraukan Larangan

Jadwal Swiss Open 2019 : Pertandingan Dimulai Pukul 19.30 WIB, Ahsan/Hendra Tanding Pukul 02.00 WIB

Pria biasa disapa Tono ini menginginkan Kota Prabumulih tertib dari truk angkutan bertonase besar masuk dalam kota.

Pada tahap awal ini akan sosialisasi dan penyampaian aturan ke para sopir.

"Kita akan melakukan aksi kedepannya namun lebih dulu akan duduk satu meja dengan pihak kepolisian," katanya.

Tono menuturkan, truk bertonase besar menimbulkan dampak tidak baik diantaranya jalan menjadi rusak, berdebu dan banyak kecelakaan terjadi.

Kartika Putri Was-was, Banyak Wanita Minta Dipoligami Habib Usman, Ini Reaksi Kartika

Kecelakaan Beruntun 3 Fuso di Jalan Palembang-Betung, Satu Meninggal Dunia, Kemacetan 3 Kilometer

"Semestinya pihak-pihak terkait bertindak menghadang truk agar tidak masuk dalam kota, terakhir kejadian di Patih Galung seorang wanita jadi korban (meninggal)," bebernya.

Aksi belasan anggota AMP tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian Polres Prabumulih.

Kabag Ops, Kompol Agus Selamat mengungkapkan pihaknya selaku pengamanan meminta pihak AMP bermediasi terlebih dahulu bersama kepolisian, pemerintah maupun pihak-pihak terkait.

"Segala sesuatu itu pasti ada jalan keluarnya, untuk itu kami menyarankan agar sebelum aksi dilakukan mediasi dahulu sehingga pihak terkait akan bertindak. Tujuannya bagus namun disini kan ada pihak terkait, ini untuk menghindari agar tidak anarkis," bebernya.

Selain meredam aksi belasan pemuda AMP tersebut, pihak kepolisian juga meminta agar posko yang didirikan untuk dibongkar.

"Kita bahas dulu terkait Perwako ini dan apa masukan atau aspirasi mereka akan dicarikan solusi. Kalau kita, lihat sendiri banyak pelaku pungli kita amankan, termasuk jika ada oknum kami melakukan kawal truk laporkan agar bisa kita tindak," tegasnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved