Berita Muba

BPBD Muba Bangun Posko Tanggap Darurat Banjir di Kecamatan Sanga Desa dan Lais

Beberapa kecamatan di Musi Banyuasin (Muba) mulai terendam banjir imbas mulai naiknya debit Sungai Musi

BPBD Muba Bangun Posko Tanggap Darurat Banjir di Kecamatan Sanga Desa dan Lais
Sripo/ Fajeri
BPBD Muba saat memantau kondisi banjir 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Beberapa kecamatan di Musi Banyuasin (Muba) mulai terendam banjir imbas mulai naiknya debit Sungai Musi.

Dalam mengantisipasi lonjakan air Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba membangun posko siaga banjir di Kecamatan terdampak banjir.

"Ya, kita telah membangun 2 posko siaga banjir di Kecamatan yang terdampak banjir cukup parah."

"Adapun posko di daerah rawan banjir yakni Kecamatan Sanga Desa dengan 3 personil dan Kecamatan Lais dengan 3 personil, selain itu ada posko kesehatan di desa yang terdampak banjir," kata Kepala BPBD Muba, Indita, ketika dibicangi Senin (4/3/19).

Polisi Bongkar Kloset Hotel Cari Alat Isap Sabu Diduga Dibuang Politisi Demokrat Andi Arief

Polresta Palembang Terus Kejar Bandar Narkoba Puluhan Kilo, Kurir Diserahkan ke Polda Metro

Lanjutnya, beberapa desa yang terdampak banjir parah yakni trans SP 1, SP 2, SP 3 dan Desa Jud untuk Kecamatan Sanga Desa.

Lalu untuk Kecamatan Lais berada di Desa Petaling, Desa Teluk Kijing 1, Desa Danau Cala.

"Saat ini kondisi air masuk siaga 2 dengan ketinggian 143 centimeter dari pantauan TMA, dengan ketinggian tersebut kita menetapkan status siaga II. Setelah sehari sebelumnya kondisi air dengan ketingian 141 centimeter,"ungkapnya

Melihat kondisi cuaca yang saat ini sering hujan, tidak menutup kemungkinan kondisi air terus mengalami kenaikan.

Hubungan Kandas, Chelsea Islan dan Daffa Wardhana Saling Hapus Jejak Romantis, Ini Buktinya

Dijanjikan Jadi Pegawai Honorer Pemkot Palembang, Pemuda ini Malah Tertipu 40 juta

Pihaknya mempunyai kriteria tertentu untuk menetapkan status siaga, di mana Siaga I jika TMA sudah mencapai 151cm - 200cm, Siaga II dengan ketinggian 101cm - 150cm, Siaga III 51cm - 100cm dan Siaga IV ketinggian TMA 0cm - 50cm.

“Pemantauan cuaca juga terus dilakukan melalui BMKG, selain itu tim kita kerahkan memantau daerah yang rawan bencana baik turun langsung kelapangan maupun melalui media sosial,”jelasnya. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved