Berita Palembang

Kakanwil Kemenkumham Ungkap Ada Percobaan Intervensi saat Penangkapan 20 WNA di Palembang

Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang mengamankan 20 warga negara asing (WNA) yang menyalahgunakan visa saat berada di Sumsel

Kakanwil Kemenkumham Ungkap Ada Percobaan Intervensi saat Penangkapan 20 WNA di Palembang
Sripo
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Palembang meringkus 20 warga negara asing (WNA) yang menyalahi aturan izin tinggal 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang mengamankan 20 warga negara asing (WNA) yang menyalahgunakan visa saat berada di Sumsel, Kamis (10/1/2019).

20 WNA itu membuka praktik terapi ilegal di Hotel berbintang sejak 8 Januari 2019.

Kanwil Kemenkumham bersikukuh untuk memproses 20 WNA yang diamankan ini.

Apalagi Chris Liong pernah di deportasi Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dengan kasus yang sama.

"Ada yang coba mengintervensi terkait pengamanan 20 WNA ini. Tetapi tidak perlu kami sebutkan."

"Selain itu, mereka juga ada upaya ingin berdamai saat dilakukan pengamanan."

"Tetapi, kami tidak ada kompromi dan tetap komitmen untuk memproses mereka secara hukum. Jangan sampai, hukum di Indonesia ini diremehkan," ungkap Kakanwil Kemenkumham Sumsel Sudirman Daman Hury, Jumat (11/1/2019).

Sedang Meninjau Usaha, Presiden Jokowi Tertangkap Kamera Lagi Jajan Cilok di Salah Satu Lapak

Masuk Daerah Zona Merah, KPU Palembang Antisipasi Tiga Tahapan Ini

Sudirman mengungkapkan, saat tim intelejen mengamankan 20 WNA ini di salah satu hotel berbintang di Jalan R Sukamto Palembang, mereka menawarkan perdamaian.

Namun, dengan teknis kerja yang dimiliki membuat mereka yang semula menawarkan perdamaian dan enggan mengeluarkan paspor, mau mengikuti permintaan tim intelejen.

Para WNA sempat mengungkapkan bila hanya untuk mencari makan saat berada di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved