Berita Pagaralam

Pembunuhan Ibu dan Anak di Pagaralam, Otak Pelaku dan Pembunuh Bayaran Berdebat Imbalan di Sel

Tika Herli (31 tahun), wanita otak pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak bernama Ponia (39 tahun) dan Silvia (13 tahun), kini harus meringkuk di sel

Pembunuhan Ibu dan Anak di Pagaralam, Otak Pelaku dan Pembunuh Bayaran Berdebat Imbalan di Sel
AGUNG DWIPAYANA
Pembunuh bayaran Pagaralam (kiri dan kanan), sedangkan otak pelaku Tika Herli (tengah) saat di Polres Pagaralam 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Tika Herli (31 tahun), wanita otak pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak bernama Ponia (39 tahun) dan Silvia (13 tahun), kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Pagaralam.

Tika beserta dua orang pembunuh bayaran bernama Riko Apriadi (20 tahun) dan Jefri Ilto Saputra (17 tahun), ditangkap tim Reserse Polres Pagaralam di sebuah penampungan TKI di Srengseng, Jakarta Barat pada Rabu (2/1/2019) lalu.

TribunSumsel.com pun berkesempatan mewawancarai ketiganya di sel tahanan Mapolres Pagaralam, Senin (7/1/2019).

Kepada TribunSumsel.com yang mewawancarai secara eksklusif, Tika mengakui perbuatannya.

Ia telah merencanakan pembunuhan terhadap Ponia dengan menggunakan jasa Riko dan Jefri dengan iming-iming uang dan pekerjaan pada kedua pelaku.

Belum Bolehkan Pulang ke Rumah, Alasan Jane Shalimar Inapkan Vanessa Angel di Rumah sang Adik

Sempat Ditawarin Kriss Hatta Kerja di Cucian Mobil Miliknya , Begini Jawaban Tegas Uta Syahputra

Saat ditanya mengenai imbalan menghabisi nyawa Ponia dan anaknya, Tika dan salah satu pelaku, Jefri sempat bersitegang soal jumlah bayaran.

"Saya menjanjikan pekerjaan kepada Riko. Kalau ke Jefri saya janjikan uang Rp 5 juta ke Jefri untuk membunuh korban," kata Tika.

Belum sempat melanjutkan perkataannya, tiba-tiba Jefri menyela.

"Belum dibayar (imbalan membunuh)," tukas Jefri.

Cara Menggunakan WhatsApp Web di PC (Komputer), Ini Keunggulan dan Kelemahannya, Wajib Tahu

Diungkap Wali Kota Palembang Harnojoyo, Ini Perjuangan Panjang Bangun Jembatan Musi IV

"Sudah dibayar Rp 3 juta. Tapi kamu kan ingin ikut kerja, makanya uang sisanya itu (Rp 2 juta) untuk keperluan segala macam. Jangan bilang belum dibayar," sergah Tika kepada Jefri yang duduk di sampingnya.

Halaman
1234
Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved