Berita Muratara
BERITA DUKA, Pimpinan Ponpes Sekaligus Ketua MUI Muratara KH Khoesin Said Tutup Usia
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), KH Khoesin Said Bin H Said meninggal dunia
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Pimpinan Pondok Pesantren Almathiriyah di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), KH Khoesin Said Bin H Said tutup usia.
KH Khoesin Said berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya sejak satu tahun terakhir.
Sebelum wafat KH Khoesin Said sempat dirawat di RS Bunda di Kota Lubuklinggau selama lima hari.
Anak KH Khoesin Said yakni Syukri Khoesin Said mengatakan, ayahnya wafat diumur 78 tahun.
KH Khoesin Said meninggal dunia, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 04.20 WIB.
• Promo dan Diskon Popok Bayi di Giant Minggu Ini Awal Januari, Merries dan Sweety Rp 79.900
• Besok (Kamis dan Jumat) Uji Coba Musi 4 Palembang, Dibuka untuk Umum Mulai Pukul 07.00
Dia mengatakan, almarhum KH Khoesin Said diketahui menderita prostat sejak satu tahun terakhir hingga komplikasi.
KH Khoesin Said telah menjalani pengobatan medis hingga ke berbagai tempat.
"Saat dirawat tidak ada pesan atau amanah apapun dari Almarhum," katanya.
Semasa hidupnya, meski sakit Khoesin Ketib, (nama panggilan) masih sempat menjalankan tugas selaku ketua MUI Muratara.
Terutama saat mendidik santri di pondok pesantren yang ia pimpin.
• Pedagang di Jendral Sudirman Kesal Larangan Parkir, Omset Anjlok dan PHK Karyawan
• Hari Pertama Kerja 2019, Herman Deru Resmikan Nama Musalah Ulama Umaro Umat di Pemprov Sumsel
"Saya melihat semangat, besarnya perjuangan Almarhum, sekalipun sakit tapi beliau masih bisa menjalankan tugas, baik sebagai ketua MUI maupun selaku pimpinan pondok, "katanya.
Almarhum direncanakan akan dikebumikan di Ponpes Almathiriyah di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara pada Rabu (2/1/2019) pukul 12.00 WIB.
Pantauan dilapangan, selang beberapa menit Almarhum tiba di kediaman dari RS Bunda Lubuklinggau, Bupati Muratara H M Syarif Hidayat dan diikuti jajarannya satu persatu ikut melayat sekaligus membacakan surat yasin.