Berita Lahat

Kisah Octalya Saka Sempat Bimbang Harus Memilih Kedokteran atau Akpol, Ini Alasannya Pilih Polwan

Berkat bekal didikan orang tua, perempuan berparas cantik yang kini menjabat KBO Satlantas Polres Lahat ini mantap memilih Polwan (Polisi Wanita)

Kisah Octalya Saka Sempat Bimbang Harus Memilih Kedokteran atau Akpol, Ini Alasannya Pilih Polwan
Sripo/ Ehdi Amin
Ipda Octalya Saka 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT -Ipda Octalya Saka sempat bingung saat dihadapkan pada dua pilihan.

Berkat bekal didikan orang tua, perempuan berparas cantik yang kini menjabat KBO Satlantas Polres Lahat ini mantap memilih Polwan (Polisi Wanita).

Baginya, jadi seorang Polwan tidak saja asyik, namun dapat memberikan pengabdian kepada Bangsa dan menjadi pengayom bagi masyarakat.

"Ya sebelum ikut tes Akpol sempat orang tua memberikan pilihan. Mau ambil kedokteran atau masuk Polwan."

"Akhirnya meneguhkan hati ikut tes Polwan dan alhamdulillah bisa lulus, "tutur wanita Kelahiran Lampung, berdarah Tanjung Sakti Lahat ini, Kamis (20/12/2018).

Update Ledakan Kapal: Penyebab Ledakan, Korban Tujuh Orang dan Anak Kecil Tersambar saat Mandi

5 Fakta Pernikahan Nur Khamid dengan Bule Inggris, Polly, Mertua Tak Paham Bahasa Inggris

Putri pasangan Singa Ersa Awangga dan Sugiarti ini menceritakan, sempat ada dipikiran tidak mudah menjadi seorang anggota Polwan.

Disisi lain, sebagai seorang perempuan kelak, jika sudah bersuami harus urus rumah tangga.

Namun, ditegaskan Octalya yang sebelumnya bertugas di Polda Sumsel dan Polres Oku Selatan ini, didikan orang tua yang memintanya menjadi wanita mandiri, tangguh dan peduli, membuatnya yakin mampu melewati dan menjalani tugas sebagai Polwan.

"Sangat menikmati dan bangga bisa mengayomi masyarakat. Tugas di Satlantas tentu kita selalu memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat bagaimana cara berkendara yang baik termasuk kelengkapan berkendara, "tuturnya.

Jebakan Prostitusi Online: Dari Wechat Lalu ke Hotel, Suami datang Menggrebek

Telkomsel Tingkatkan Kapasitas Layanan, Kirim Video dan Foto Ucapan Natal Tahun Baru Tetap Lancar

Perempuan kelahiran Pringsewu, 4 Oktober 1994 mengatakan, dibutuhkan kesabaran terutama saat menghadapi pengendara yang tidak tertib dalam berlalu lintas.

Apalagi saat dikasih peringatan bukanya patuh tapi membangkang.

Meski demikian, Mantan anggota Paskibraka di Provinsi Lampung ini selalu berusaha profesional.

"Pendekatakan persuasif sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melanggar hukum, "terangnya. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved