Sering Pakai Karet Gelang di Leher Tabung Gas Elpiji? Ternyata Sangat Berbahaya, Ini Penjelasannya

Eksperimen warga mengunakan karet gelang di leher tabung atau memberi pemberat pada regulator gas elpiji sangat berbahaya.

Sering Pakai Karet Gelang di Leher Tabung Gas Elpiji? Ternyata Sangat Berbahaya, Ini Penjelasannya
Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Eksperimen warga mengunakan karet gelang di leher tabung atau memberi pemberat pada regulator gas elpiji sangat berbahaya.

Hiswanamiga Sumbagsel mengimbau warga untuk mengembalikan tabung gas yang bermasalah.

Menurut Sekretaris DPD II Hiswanamigas Sumbagsel Nina Hikmah, karet perekat untuk tabung gas harus berstandar SNI.

Dan itu telah diberlakukan secara wajib berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Perindustrian RI.

Namun dalam praktiknya di lapangan, ia belum mengetahui secara detil apakah masih banyak beredar karet perapat yang belum memenuhi persyaratan SNI.

Sebab, karet perapat yang beredar di pasaran haruslah sudah memiliki parameter yang dipersyaratkan di dalam SNI.

Yaitu uji dimensi dan ketahanan di dalam n-pentana atau cairan uji pengganti LPG.

"Jadi yang pasti, di tabung gas itu harus pakai rubber seal yang berstandar SNI warna merah, dan itu kewajiban SPBE yang masang."

"Kalau tidak ada, biasanya ada sanksi, apalagi di luar standar SNI Pertamina," kata Nina, Senin (19/11).

Menurut Nina, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi untuk cara aman dalam penggunaan elpiji, termasuk regulator harus diganti jika sudah di atas 2 tahun.

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved