Berita Palembang

Ibu Sofyan Driver Taksi Online Meneteskan Air Mata di Depan Kapolda Sumsel, Ini Momen Pertemuannya

Roni yang menggunakan baju Koko berwarna putih nampak tegar menanti Kapolda Sumsel di pintu keluar ruang jenazah RS Bhayangkara

Penulis: Yohanes Tri Nugroho |
Tribun Sumsel/ Yohanes Tri Nugroho
Orantua Sofyan, drive taksi online korban perampokan dan pembunuhan foto bersama Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (14/11/2018) 

Ibu Sofyan Driver Online Korban Pembunuhan Meneteskan Air Mata di Depan Kapolda Sumsel, Ini Momen Pertemuannya

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Polisi sampai saat ini masih mengidentifikasi temuan tulang belulang diduga Sofyan, Drive Taksi Online korban perampokan disertai pembunuhan.

Polisi membutuhan tes DNA keluarga untuk memastikan itu benar adalah Sofyan.

Pada hari pengambilan sampel darah, terdapat sebuah moment saat ayah dan Ibu Sofyan, Kgs H Roni dan Hj Nurma menantikan kesempatan bertemu Kapolda Sumsel,Irjen Pol Zulkarnaen Adinegara.

Roni yang menggunakan baju Koko berwarna putih nampak tegar menanti di pintu keluar ruang jenazah RS Bhayangkara.

Sementara, Kapolda berada di dalam ruangan bersama sejumlah pejabat kepolisian melihat kondisi kerangka manusia yang ditemukan.

Baca: Beri Penghormatan Terakhir Karo Kesra Provinsi Sumsel, Gubernur Herman Deru Jadi Inspektur Upacara

Baca: Direksi Mengajar IPC Perkenalkan Fungsi Kepelabuhan dan Kemaritiman ke Generasi Millenial di Unsri

"Pak Kapolda," ucap Roni saat melihat Kapolda Sumsel keluar dari ruangan.

Kapolda lantas mendekati Roni dan Nurma, kemudian mencium tangan kedua orangtua Sofyan.

Kapolda yang melihat Roni nampak iba dan meminta keduanya duduk di kursi.

Nurma seketika sempat meneteskan air mata.

Usai keduanya duduk di kursi, Kapolda langsung menyapa sembari berjongkok.

Kapolda lantas menyampaikan progres penyelidikan.

Baca: Gubernur Herman Deru: Pekerja Anak Mesti Dihapuskan di Sumsel

Baca: Raja Juli: Sebaikanya Prabowo-Sandi Bertobat dan Hijrah, Sudah Lakukan 3 Kali Kesalahan

"Kami sekarang sudah temukan kerangka pak, tapi belum lengkap semua, ada yang hilang. Karena ditemukan di hutan bisa jadi dimakan binatang buas," katanya

"Kami masih mencari kedua tangan, kaki nya juga, sekarang tim sedang mencari,"

"mohon doa pak," ungkap kapolda.

"Sembari mencari kami juga sedang identifikasi, diambil sample dari keluarga, mungkin seminggu selesai," katanya.

Roni mengangguk. Ia pun menyampaikan akan mendoakan anggota kepolisian yang bertugas dalam pencarian.

"Pelakunya sekarang sudah dapat satu, kami cari tiga lagi, sekali lagi kami mohon doa," jelas Kapolda.

Lantas Kapolda pun mohon pamit dan berlalu pergi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved