Karhutlah

Muba Siaga 24 Jam Tanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan, 9 Posko Disiapkan di Bayung Lencir

Kabut asap dari bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat ini mulai nampak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Muba Siaga 24 Jam Tanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan, 9 Posko Disiapkan di Bayung Lencir
Sripo/ Fajeri
Ket foto : Tim BPBD Muba pada saat melakukan pemadaman titik hotspot di Kecamatan Lalan dan Keluang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Kabut asap dari bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat ini mulai nampak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten memastikan terus berjibaku melakukan pemadaman api di Kabupaten Muba.

Dari sejumlah titik api yang ada di Muba BPBD Muba telah berhasil melakukan sejumlah pemadaman.

“Ya, memang kondisi asap kabut memang sudah muncul. Apalagi pada kondisi pagi hari yang asapnya memang sangat tebal,”kata Kepala BPBD Muba, Haryadi Karim, Jumat (5/10/18).

Baca: VIDEO : Jadi Bandar Narkoba, Seorang PNS di Musi Rawas Ditangkap BNN Lubuklinggau

Baca: Jadwal Piala Asia U-19 Mulai 18 Oktober, Inilah Lawan-lawan Timnas Indonesia di Grup A

Sedangkan untuk titik hotspot di Kabupaten Muba tidak menyebabkan kabut asap tersebut.

“Ya, kalau untuk yang terbakar banyak berada di seputaran kawasan Palembang, OI, dan OKI."

"Sedangkan untuk Kabupaten Muba sekarang tim sedang melakukan pemadaman di Kecamatan Lalan dan Kecamatan Keluang, dimana terdapat lahan yang terbakar,”ujarnya.

Untuk titik api atau hotspot di Kabupaten Muba menurutnya, sudah mengalami sedikit penurunan.

Hal tersebut setelah tim terpadu bersama-sama melakukan pemadaman dan sosialiasi bencana karhutla.

Baca: VIDEO : Kerap Alami Penolakan, Dinas Kesehatan Kesulitan Kampanye Vaksin Measles Rubella (MR)

Baca: HUT 73 TNI, Polres Muaraenim Berikan Surprise Setiap Datangi Kodim, Bataliyon, Rindam dan Koramil

“Dalam penanganan karhutlah ini, pihaknya telah memetakan lokasi daerah rawan dan sangat rawan karhutla yakni di Kecamatan Bayung Lencir, dimana di titik tersebut ditempatkan posko induk dan 8 posko pembantu,"

"Posko itu bertujuan agar petugas bisa mensosialisasikan ke masyarakat bahaya karhutla. Mengatasi bencana karhutla pihaknya akan all out 24 jam sesuai instruksi Bupati,”jelasnya.

Sementara beberapa waktu lalu, Bupati Muba Dodi Reza Alex, mengungkapkan bahwa Pemkab Muba akan siap siaga 24 jam dalam mengatasi bencana karhutla.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan TNI, Polri dalam penanganan karhutla.

“Bencana karhutla ini menjadi perhatian serius kita. Saya siap terima laporan 24 jam untuk mengatasi karhutla ini, penanganan karhutla harus All Out dalam mengatasinya,” ungkapnya. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved