Berita Video

VIDEO : Kerap Alami Penolakan, Dinas Kesehatan Kesulitan Kampanye Vaksin Measles Rubella (MR)

Pelaksanaan imunisasi Measles dan Rubella (MR) diperpanjang hingga 31 Oktober 2018 mendatang

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelaksanaan imunisasi Measles dan Rubella (MR) diperpanjang hingga 31 Oktober 2018 mendatang.

Perpanjangan kampanye imunisasi dikarenakan masih banyak beberapa provinsi yang belum capai target 95 persen pemutusan rantai penularan rubella.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Fauzia mengatakan, lambatnya realisasi imunisasi ini disebabkan beberapa persoalan.

Baca: Kisah Ratna Sarumpaet, Dinikahi Anak Saudagar Kaya Berdarah Arab, Pilih Bercerai Gegara Hal ini

Mulai dari adanya penolakan terhadap kegiatan imunisasi Measles Rubella dari beberapa sekolah dan masyarakat yang masih ragu dan takut atas isu kehalalan vaksin tersebut.

Baca: Usianya Baru 9 Bulan, Ini 5 Potret Cantik Putri Andi Soraya Disebut Mirip Boneka Barbie

“Kendala awal isu yang beredar mengenai fatwa halal dan haram vaksin tersebut, ada isu dampak buruk terhadap penggunaan vaksin MR dan itu sangat mempengaruhi masyarakat, sehingga menjadi penghalang, khususnya institusi yang memperhatikan syar'i isu halal haram”, kata Fauzia.

Vaksin measles rubella dianggap penting dilakukan mengingat dampak buruk bagi kesehatan anak-anak dan janin dalam kandungan perempuan.

Namun dinas kesehatan kota Palembang merasa cukup sulit mengkampanyekan imunisasi ini karena kerap mendapat penolakan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami perlindungan yang diberikan vaksin MR terhadap kekebalan tubuh anak dan ibu hamil.

Berita selengkapnya klik di sini

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Abu Hurairah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved