Pilpres 2019

Di Hadapan Najwa Shihab, Mahfud MD Bongkar Nasib Oknum yang Bawa Agama untuk Kepentingan

Beberapa waktu lalu Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menuliskan kesedihannya

Di Hadapan Najwa Shihab, Mahfud MD Bongkar Nasib Oknum yang Bawa Agama untuk Kepentingan
mahfud md 

TRIBUNSUMSEL.COM-Beberapa waktu lalu Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menuliskan kesedihannya melihat para pendukung Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi).

Melalui akun twitter pribadinya@mohmahfudmd, kegundahan Mahfud MD menyinggung kelompok yang menggunakan label agama, meski tokoh yang dijagokannya tidak paham.

Pernyataan keras ini melahir beragam respons. 

Ini cuitan lengkap Mahfud:  

  (NKRI-1) Sahabat2, Sy prihatin melihat perang di medsos menyongsong Pilpres 2019 yg umumnya spt memperhadapkan kubu Jokowi dan kubu Prabowo sbg musuh. Di antara para pendukung sudah saling serang secara tdk sehat dan tidak baik bagi masa depan NKRI. Anda diadu domba, Kawan.

  (NKRI-2) - Pak Prabowo dan Pak Jokowi itu bkn musuh, mereka hanya berkompetisi scr politik. Pak Prabowo itu sdh saling berkunjung dengan Pak Jokowi. Banyak pertemuan mereka yang diberitakan, banyak yang tak diketahui publik. Masa, Anda kalap pd-hal mereka rukun. Ayolah, jaga NKRI

 (NKRI-3) Pak Prabowo dan Pak Jokowi itu sudah jauh move on, saling beropelukan, saling tertawa, dan naik. Belum lagi pertemuan mereka yg tidak diberitakan dan berbicara yang substantif. Belum lagi pertemuan antar Tim inti mereka. Masa Anda msh mau saling bermusuhan. Jagalah NKRI.
 (NKRI-4) Kawan, Anda juga jangan terjebak pada isu pengajuan tokoh sebagai calon kelompok Islam, padahal ybs tidak punya basis sosial Islam, tak paham Islam, dan tdk lbh Islami daripada yg hendak dilawankan. Islam itu rahmat bagi alam, damai, bersahabat, terbuka thd perbedaan.
 :(NKRI-5) Maksud sy, kalau mendukung orng ya dukunglah krn konsep dan integritasnya. Tapi kalau mau mendukung krn agama, ya, dukunglah yg memang betul2 mengerti agama, bkn yg hny menjadikan agama, ulama, dan umat sbg tunggangan dan berbau radikal. Pd-hal, misalnya, salat sj "tdk".
 (NKRI-6) Kawan, hati2 jugalah thd pengadu domba yg mengorganiasir diri dlm kelompok buzzer. Mereka berbagi peran, yg separuh pura2 mendukung dan memuja si A, yg separuhnya pura2 mendukung dan memuja B. Lalu memancing emosi kita utk ikut dan saling bertengkar. Tertawalah mereka.
(NKRI-7) Akhirnya, Kawan. Pilpres itu hanya untuk memilih pemimpin kita selama lima tahun, rugi kalau hanya karena itu kita bermusuhan untuk selamanya. Rugi NKRI ini jika kita tak dewasa-dewasa juga. Tabik (Mahfud MD)
 
 

Pernyataan Mahfud soal agama dibawa ke politik ditanyakan oleh Najwa Shihab.

Tayangan video wawancara Najwa Shihab ke Mahfud MD diunggah oleh akun Twitter Fadjroel Rachman Selasa (18/92/2018).

"Mengapa Agama dijadikan tameng di politik kita"tanya Najwa Shihab ke Mahfud MD.

Mahfud MD menjawab jika persoalan tersebut dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi masa dan elit.

"Iya itu sebenarnya menurut saya pertama kalo di kalangan masa itu anya emosi, kedua kalo di kalangan elit itu hanya menjadikan agama sebagai alat untuk meraih dukungan. Kalo rakyat di kalangan masa rakyat biasa emosi itu merasa kalo dipanas panasi otomatis dilecehkan agama kita tidak diindahkan negara karena pemimpin pemimpin kita tidak islam lalu dijadikan sayalah yang islam"kata Mahfud.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Edward
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help