Berita Pagaralam

Tim Kota Tanpa Kumuh Benahi Kawasan Kumuh di Pagaralam, Bantuan Dana 1 Kelurahan Capai Rp 2 Miliar

Tim Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) Kota Pagaralam saat ini mulai pembenahan kawasan kumuh disejumlah Kelurahan di Kota Pagaralam

Tim Kota Tanpa Kumuh Benahi Kawasan Kumuh di Pagaralam, Bantuan Dana 1 Kelurahan Capai Rp 2 Miliar
Sripo/ Wawan Septiawan
Tampak PPK KotaKu Pagaralam saat menyerahkan rekening dana pembangunan untuk sejumlah LKM yang akan segera melalukan pembangunan dikawasan Kumuh. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Tim Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) Kota Pagaralam saat ini mulai pembenahan kawasan kumuh disejumlah Kelurahan di Kota Pagaralam.

Hal ini ditandai dengan sudah dikucurkannya dana pembangunan kesejumlah kelurahan yang menjadi target tim KotaKu.

Dana Miliaran rupiah saat ini sudah ditangan setiap Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada. Dana yang dikucurkan tahap pertama ini yaitu 60 persen dari jumlah kebutuhan.

Senior Fasilitator Tim 27 Kecamatan Pagaralam Selatan, Minang Apri Wijaya membenarkan jika saat ini dana untuk pembagunan kawasan Kumuh sudah dikucurkan. Namun pencairan dana dibagi dua tahap.

Baca: Gratis Mie Aceh di Warung Kopi Rumoh Atjeh Bagi Pemilik Tribun Family Card (TFC)

Baca: Hat-hati Ada Jalan Amblas di Dekat Jembatan Penghubung Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan

Baca: LINK LIVE STREAMING MotoGP Misano Italia: Rossi Semangat Usai Tes Privat

"Untuk tahap pertama ini dicairkan 60 persen dulu. Nanti sisanya akan dicairkan ditahap kedua," ujarnya.

Dijelaskannya, dana yang sudah dicairkan meliputi kelurahan Besemah Serasan total dana Rp2 Miliar dan yang sudah dicairkan ditahap awal Rp1,4 Miliyar. Kemudian kelurahan Nendagung dengan dana Rp650 juta dicairkan tahap pertama Rp450 juta.

"Dua kelurahan lainnya yaitu Kelurahan Sidorejo Rp500 juta, pencairan tahap 1 Rp350 juta dan Kelurahan Tumbak Ulas dananya Rp650 juta pencairan tahap pertama Rp450 juta," jelasnya.

Dikatakan Minang, tahap pertama ini akan dilaksanakan pada September sampai Oktober 2018. Sedangkan tahap kedua dimulai awal November sampai dengan Desember 2018 mendatang.

Baca: Dikejar Korbannya Hingga ke Gang Sempit, Penjambret di Kertapati ini Tinggalkan Motornya

Baca: Alpisyahri Gelapkan Uang Angsuran 17 Konsumen Leasing di Ogan Ilir

Baca: Leni Menangis di Polresta Palembang, Laporkan Tetangga di Dusun Telah Rudakpaksa Anaknya

Sementara itu PPK Kotaku, Titi Merianti mengatakan, kiranya LKM agar selalu mengawasi kegiatan yang dilakukan KSM. Hal ini agar pembangunan yang berkualitas dan dicita-citakan dapat terwujud.

"Pengawasan harus dilakukan, meskipun sudah diberikan pembekalan baik kepada tukang dan lainnya, pemantauan dilingkungan KSM harus digiatkan. Apalagi, tujuan utama tidak hanya pembangunan tetapi pengentasan kawasan kumuh di Kota Pagaralam," tegasnya.

Ditambahkannya, untuk program Kotaku ini pihaknya bekerjasama dengan Pemkot Pagaralam, Camat, Lurah, Satker PLPBM TPS 3R Dono dan Amin Korte. Banyaknya pihak yang terlibat diharapkan bisa mendapatkan persamaan persepsi dalam penanganan kumuh di daerah ini. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved