Asian Games 2018

TNI-Polri Sukses dalam Pengamanan Asian Games 2018, Kapolda Sumsel Sempat Khawatir

Suksesnya pelaksanaan Asian Games 2018 Palembang, pastinya tidak terlepas dari kerja keras semua pihak.

TNI-Polri Sukses dalam Pengamanan Asian Games 2018, Kapolda Sumsel Sempat Khawatir
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Kapolda Sumsel Irjen Pol ZUlkarnain Adinegara 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Suksesnya pelaksanaan Asian Games 2018 Palembang, pastinya tidak terlepas dari kerja keras semua pihak.

Sehingga, pelaksanaan pesta olahraga terbesar kedua dunia ini bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Berjalannya Asian Games secara aman, lancar dan tidak ada komplain karena kerja semua stakeholder baik itu TNI maupun Pemerintah.

"Alhamdulillah bisa berjalan dengan aman dan lancar. Awal saya ada rasa khawatir, tetapi saya memiliki keyakinan bisa berjalan dengan aman dan lancar," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (3/9/2018).

Pihaknya bersama TNI melakukan pengamanan perspektif agar tidak ada gangguan keamanan saat pelaksanaan Asian Games.

Memang, untuk melakukan pengamanan yang baik tidak serta merta begitu saja.

Perlu dilakukan manajemen pengamanan yang terstruktur sehingga ada perencanaan dan perorganisasian.

Pengamanan mulai dilakukan mulai dari venue, pertandingan dan pengamanan area hingga pengamanan lalu lintas dan parkir.

Pengawasan dan pengendalian, setiap hari dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Asian Games.

" Banyak apresiasi yang diberikan delegasi terkait pengamanan yang diberikan saat pelaksanaan Asian Games. Saya juga mengucapkan, Terima kasih kepada masyarakat kota Palembang dengan suksesnya Asian Games. Perlu diketahui juga, banyak atlet luar yang datang ingin naik bus, mereka ingin melihat kondisi di Palembang," ungkapnya.

Ketika disinggung mengenai tindakan yang dilakukan sebelum pelaksnaan Asian Games, Polda Sumsel dan jajaran terus melakukan upaya-upaya tindakan kepolisian yang ditingkatkan untuk menciptakan kondisi yang aman.

Prioritas dalam pengamanan selain venue hingga area pertandingan, ada juga ancaman teroris dan kejahatan jalanan.

Setidaknya, ada 23 tersangka yang ditembak mati. Menurut jenderal bintang dua ini, bukan berarti polisi bangga bisa menembak mati para pelaku kejahatan.

Tetapi, tindakannya yang meresahkan masyarakat dan juga melakukan perlawanan itu perlu dilakukan tindakan tegas.

"Kami tidak hanya sampai Asian Games saja, ini warning untuk pelaku kejahatan yang ada di Sumsel. Tidak dipungkiri, tindakan kejahatan menurun sangat drastis. Kami tidak berpuas hati, saya sudah berkomitmen untuk terus menciptakan kondisi yang aman di Sumsel," ungkapnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help