Berita Lubuklinggau

H Saidi Mat Jahir, Imam Masjid yang Meninggal di Tanah Suci Ternyata Panutan Masyarakat

jemaah haji asal Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Uratara (Muratara)

H Saidi Mat Jahir, Imam Masjid yang Meninggal di Tanah Suci Ternyata Panutan Masyarakat
ist
H Saidi Mat Jahri (78) jemaah haji kloter pertama debarkasi Lubuklinggau meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSAS Mina, Rabu (29/8/2018) waktu setempat. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Kabar duka datang dari tanah suci Mekkah terhadap jemaah haji asal Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Uratara (Muratara).

Dimana H Saidi Mat Jahir merupakan Imam Masjid Al Bayan sekaligus Ketua Adat Desa Sukaraja dikabarkan meninggal dunia di RSAS Mina, Rabu (29/08/2019) siang waktu setempat.

Baca: Akan Meriahkan Closing Ceremony Asian Games, Personil Super Junior ini Sudah Unggah Foto ini

Menurut Budi Parwis (29) warga Desa Sukaraja sendiri bahwa saat keberangkatannya memang dalam kondisi kurang sehat, karena untuk menuaikan ibadah haji sehingga keberangkatan dia diizinkan oleh anak anaknya.

"Saya dengar informasi dari keluarganya bahwa sebelum berangkat dia berharap kondisinya tetap sehat dan membaik sampai keberangkatan dan tiba ditanah suci hingga bisa menyelesaikan ibaha hajinya," kata Budi.

Disampaikannya juga, setelah sampai ditanah suci dan selesai menuaikan ibadah haji, dengan kondisi kesehatan yang kurang baik berharap menonggal ditanah suci Mekkah.

Baca: Baru Pulang Haji, Kontraktor Jalan Bandara Atung Bungsu Pagaralam Ditangkap KPK

"Cerita itu saya dengar dari orang orang di desa dan keluarganya," ujar dia.

Memurutnya lagi, H Saidi Mat Jahir ini merupakan panutan masyarakat desa dimana dia telah dianggap sebagai tokoh pemuka agama yang juga Ketua Adat Desa Sukaraja.

"Dalam kesehariannya didesa sering ke masjid dan aktif suka berbaur dengan kegiatan kegiatan masyarakat, bahkan pemuda desa sering diberikan nasehat serta diajak mengaji," ungkapnya.

Bukan hanya itu, dalam kondisi umurnya yang sudah mencapai 78 tahun itu sering ikut kegiatan gotong royong didesa dan masih gagah dan memang sebelum keberangkatan kondisi fisiknya kurang sehat.

Halaman
1234
Penulis: Farlin Addian
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved