Berita Pagaralam

Harga Kopi di Pagaralam Anjlok, Kualitas Baik Rp 19.000/Kg, Begini Analisis Agen

harga sampai Agustus ini mengalami naik turun. Namun kali ini penurunnya cukup banyak yaitu dari Rp23.000 perkilogram menjadi Rp19.000 perkilogram

Harga Kopi di Pagaralam Anjlok, Kualitas Baik Rp 19.000/Kg, Begini Analisis Agen
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi kopi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Petani Kopi di Pagaralam kembeli menjerit. Pasalnya saat ini harga kopi di Kota Pagaralam kembali mengalami penurunan. Bahkan harga kopi kali ini bisa dikatakan anjlok.

Pasalnya penurunan harga kopi kali ini mencapai Rp 4.000 perkilogram. Saat ini harga kopi kualitas baik di Pagaralam hanya tinggal Rp19.000 perkilogram. Padahal sebelumnya harga kopi mencapai Rp25.000 sampai Rp26.000 perkilogram.

Informasi yang dihimpun Senin (20/8/2018) menyebutkan, penurunan harga kopi Pagaralam ini mulai terjadi sejak awal Juli lalu.

Baca: Berpatokan Wukuf di Arafah, Ponpes Raudhatul Ulum Indralaya Shalat Idul Adha Selasa Besok

Bahkan kondisi harga sampai Agustus ini mengalami naik turun. Namun kali ini penurunnya cukup banyak yaitu dari Rp23.000 perkilogram menjadi Rp19.000 perkilogram.

Keling (42), seorang petani Kopi mengatakan, sangat terkejut dengan penurunan harga kopi kali ini. Pasalnya jarang sekali harga kopi bisa langsung turun drastis seperti saat ini.

Baca: Beredar Info Larangan Shalat Idul Adha di Jembatan Ampera, Ini Penjelasan Polda Sumsel

"Ini bukan turun namanya dek, tapi berubah harga. Pasalnya jarang sekali kopi mengalami penurunan harga sampai Rp4.000 perkilogramnya," ujarnya.

Petani semakin sedih, pasalnya harga kopi turun jelang Hari Raya Idul Adha.

"Jika seperti ini kami tidak bisa lebaran. Pasalnya daging ayam, daging sapi dan telur harganya naik sedangkan kopi harganya turun. Kami harap pemerintah dapat mencarikan solusi agar harga kopi di Pagaralam ini dapat stabil dan petani kopi diuntungkan," harapnya.

Baca: Vaksin Measles Rubella Haram, MUI Beri Penjelasan Bagaimana Status Orang Terlanjur Imunisasi

Sementara itu, Agen Kopi di Kota Pagaralam, H Dimyati Rais mengatakan, penurunan harga kopi ini bukan karena ulah spekulan. Namun harga kopi turun dipengaruhi dengan harga kopi dunia.

"Memang faktor luar negeri, London dan Amerika turun terus. Ditambah negeri penghasil kopi sudah banyak sekarang. Jadi persaingan makin ketat dan barang dipasaran juga banyak jadi wajar jika harganya fluktuatif," jelasnya.(SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help