Berita Ogan Ilir

Pasal Pungutan Uang ke Sopir Truk, Bapak dan Anak di Ogan Ilir Bacok Isdan Sampai Kritis

Disaat korban sedang bercerita dengan pelaku, tiba-tiba anaknya langsung menyerang korban menggunakan parang dan pisau

Pasal Pungutan Uang ke Sopir Truk, Bapak dan Anak di Ogan Ilir Bacok Isdan Sampai Kritis
Sripo/ Beri Supriyadi
Kedua tersangka (tengah) pelaku pembacokkan saat diamankan jajaran petugas unit Reskrim Polsek Indralaya 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Jajaran personel unit Reskrim Polsek Indralaya pimpinan Kapolsek AKP Bambang Julianto SH berhasil membekuk dua orang pelaku penganiayaan terhadap korban Isdan alias Dul (49), warga Dusun III Desa Tanjung Sejaro Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Dua tersangka yakni Sarnubi (40), dan putranya Destranadi (20), keduanya warga Desa Muara Meranjat Indralaya Selatan Kabupaten OI.

Baca: 6.466 Narapidana di Sumsel Terima Remisi Saat HUT RI, 59 Orang DIantaranya Langsung Bebas

Ayah dan anak tersebut dibekuk Polisi tanpa perlawanan pada Senin malam (13/8/2018).

Selain mengamankan kedua pelaku penganiayaan ini, di-TKP petugas juga menyita barang bukti yang digunakan untuk menganiaya korban hingga kritis.

Barang bukti yang diamankan yakni berupa sebilah senjata tajam yang tidak bergagang, sebilah pisau serta baju kemeja berwarna putih.

Baca: Trafo PLN Dicuri, Warga Desa Durian Remuk Kabupaten Musi Rawas Tak Bisa Nikmati Listrik

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH melalui Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto SH mengungkapkan, peristiwa penganiayaan yang dilakukan kedua tersangka terhadap korban berawal pada Senin malam (13/8) pukul 02.00 di TKP di SPBU Muara Meranjat Indralaya Selatan.

Sebelumnya tersangka Destraniadi alias Des (20) dianiaya oleh korban Isdan Alias Dul (49) karena tersangka Destraniadi meminta uang kepada sopir truk fuso yang sedang terparkir di halaman SPBU Muara Meranjat.

Lanjut Kapolsek, mengingat korban Isdan alias Dul merupakan penjaga keamanan di SPBU Muara Meranjat tersebut. Lalu, usai dianiaya korban, tersangka Destrianadi melaporkan kejadian itu kepada ayahnya bernama Sarnubi pada Senin (13/8/2018) pukul 07.00 perihal perlakuan korban kepada anaknya.

Baca: Lihat Pengamanan Berlapis di Jakabaring Sport City, Punya 38 X-Ray, Atlet Punya Pintu Masuk Khusus

"Disaat korban sedang bercerita dengan pelaku, tiba-tiba anaknya langsung menyerang korban dengan sajam jenis parang dan pisau secara membabi-buta," ujar Kapolres OI AKP Bambang, Kamis (16/8/2018).

Akibatnya, dijelaskan Kapolsek, korban yang tak menyadari bakal diserang oleh anaknya itu mengalami luka bacok sebanyak lima liang, masing-masing luka bacok di kepala, luka bacok sebanyak tiga liang di bagian pundak sebelah kiri.

Kemudian peran tersangka lainnya Sarnubi yang merupakan ayah tersangka Destri yakni menusuk bagian perut korban dengan pisau. Akibat memperoleh perlawanan yang tak seimbang tersebut, korban seketika roboh bersimbah darah di-TKP SPBU Muara Meranjat.

Baca: Menembak Indonesia Waspadai Kejutan Negara Timur Tengah, Hasil Investasi Besar Mulai Terlihat

Menerima informasi adanya peristiwa pembacokkan, tim Opsnal Polres OI bersama petugas piket Polsek Indralaya langsung meluncur ke-TKP dan berusaha mengevakuasi korban menuju ke rumah sakit terdekat.

Akibat mengalami luka yang cukup serius, korban yang dalam keadaan kritis, akhirnya dirujuk menuju ke rumah sakit yang ada di Palembang.

"Kedua tersangka bersama barang bukti sudah kita amankan. Kini sedang menjalani proses penyidikkan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua dijerat pasal 170 ayat 2 yang mengakibatkan korban luka berat," tegas AKP Bambang. (SP/ Beri Supriyadi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help