Berita Baturaja

Distan OKU Modernisasi Sistem Pertanian, Bagikan Hand Traktor Ganti Pemanfaatan Tenaga Hewan

Pada 2018 ini telah membagikan 19 unit hand traktor bantuan dari pusat kepada kelompok tani

Distan OKU Modernisasi Sistem Pertanian, Bagikan Hand Traktor Ganti Pemanfaatan Tenaga Hewan
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Kepala Distan OKU, Ir Joni Saihu 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) secara bertahap melakukan perubahan sistem pertanian dari tradisional menjadi sistem pertanian menjadi lebih modernisasi.

Satu diantaranya, dengan cara memberikan perhatian kepada petani. Termasuk memberikan bantuan alat atau mesin pertanian.

Kepala Distan Kab OKU, Ir Joni Saihu menjelaskan, pada 2018 ini telah membagikan 19 unit hand traktor bantuan dari pusat kepada kelompok tani atau Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) di wilayah tersebut.

Baca: LRT Palembang Tiga Kali Gangguan, Minat Masyarakat Menggunakannya Tetap TInggi

"Bantuan itu sudah kita salurkan untuk UPJA di sejumlah kecamatan, seperti Kedaton Peninjauan Raya, Peninjauan, Semidang Aji, Lengkiti, Lubuk Batang, Ulu Ogan, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur dan Baturaja Barat," kata Kepala Distan OKU, Ir Joni Saihu didampingi Kepala Bagian Umum Kepegawaian, H Hendarko, Selasa (14/8).

Selain hand traktor kata Joni, pihaknya tahun ini juga telah menyalurkan pompa air sebanyak 15 unit dan traktor mini roda empat sebanyak tiga unit kepada UPJA di OKU.

"Seluruh bantuan itu berasal dari pusat yang disalurkan provinsi ke kita. Alhamdulilah semuanya sudah kita berikan kepada UPJA di daerah ini," tegasnya.

Baca: Siaran Pertandingan Asian Games di Acak, Ini Penjelasan SCTV Selaku Pemegang Hak Siar

Dijelaskan Joni, tujuan diberikannya bantuan alat-alat pertanian itu adalah untuk membantu para petani agar mudah mengelola lahan pertanian. Dengan kata lain melakukan modernisasi sistem pertanian.

"Selama ini masih ada yang menggunakan hewan dan tenaga manusia. Kita berharap petani di OKU tidak lagi menggantungkan diri mengelola lahan pertanian dengan menggunakan tenaga hewan dan manusia, sehingga proses tanam bisa dilakukan dengan cepat serta hemat biaya," katanya.

Selain itu bantuan tersebut juga diberikan dengan harapan kedepan para petani di OKU bisa melakukan moderenisasi, sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal lagi dibandingkan dengan cara tradisional.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved