Caleg 2019

Ditolak KPU, eks Walikota Lubuklinggau dan Manajer Sriwijaya FC Pasrah Partainya tak Penuhi Syarat

Sekretaris DPD Hanura Sumsel Rizal mengungkapkan ada 17 Bacaleg DPR RI usulan DPD Hanura Sumsel

Ditolak KPU, eks Walikota Lubuklinggau dan Manajer Sriwijaya FC Pasrah Partainya tak Penuhi Syarat
kolase Tribunsumsel
Hendri Zainudin dan Riduan Effendi

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pasca tidak diterimanya seluruh berkas perbaikan pencalonan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPR RI Partai Hanura, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), lantaran dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), membuat bacaleg asal daerah pemilihan Sumsel hanya pasrah.

Ketua DPD Hanura Sumsel sekaligus Bacaleg DPR RI daerah pemilihan (dapil) Sumsel II, Hendri Zainuddin menyerahkan sepenuhnya persoalan berkas caleg hanura ke DPP yang kini sedang dalam proses gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Baca: Petinggi Partai Amanat Nasional : PAN Mengusulkan Ustaz Abdul Somad sebagai Cawapres Prabowo

Baca: Gandeng Ustaz Somad, Ketua DPD Gerindra : Prabowo Sangat Menghargai Rekomendasi Ijtima Ulama

Baca: Fahri Bandingkan Anggaran Menteri dengan Wapres, Kemendikbud Rp 80 Triliun, Wapres Rp 20 Miliar

"Pasrah, tapi tak rela," kata Hendri Zainuddin, singkat, Senin (6/8).

Hal senada diungkapkan bacaleg DPRI Hanura dari dapil I, Ridwan Effendi yang mengaku belum mengetahui informasi soal berkas perbaikannya diterima atau ditolak KPU RI. Sebelumnya, dirinya diminta untuk memperbaikinya dan telah ia lakukan.

"Saya sudah memperbaiki apa kekurangan sebelumnya yang diminta KPU, yaitu foto dan alamat dan sekarang menunggu saja," ungkap Walikota Lubuklinggau dua periode yakni 2003 - 2008 dan 2008 - 2013 ini.

Dirinya berharap dengan sudah dipenuhi kekurangan itu, namanya dam rekannya se Indonesia bisa ditetapkan menjadi DCS, sehingga langkah selanjutnya bisa dilakukan.

"Kami pasrah saja, karena yang punya kewenengan KPU, kita sebenarnya lengkap dari awal tapi tidak tahu masih kurang, mungkin kececer. Jadi, kita pasrah saja, nak nangis juga tidak bisa," tandas mantan Walikota Lubuklinggau ini.

Bacaleg Hanura lainnya, Eddy Ganefo sendiri mengaku tidak mengetahui apakah dirinya lolos atau tidak oleh KPU, dan menyerahkan sepenuhnya ke DPP.

"Oh gitu, saya belum tahu," terang Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Indonesia ini.

Sementara Sekretaris DPD Hanura Sumsel Rizal Samsul, mengungkapkan jika ada 17 Bacaleg DPR RI usulan DPD Hanura Sumsel. Dimana 8 Bacaleg dari dapil 1 dan 9 orang dari dapil II.

Baca: Upload Foto Diapit 2 Model Cantik, Netzen Salfok Kaos Raditya. Ari Lasso Malah Komentar Seperti Ini

"Kita belum tahu (apakah ada yang lolos dari Sumsel), sebab rincian laporan dari KPU ke DPP Hanura," tandasnya, seraya saat ini masih diproses dalam sengketa di Bawaslu RI.

Dilanjutkan Rizal, meski ada ancaman hanya sedikit Bacaleg Hanura yang akan bertarung di senayan, hal itu dipastikan Rizal tidak akan berpengaruh ke daerah.

"DPD Hanura Sumsel dan seluruh DPC bekerja seperti biasa," pungkasnya (Arief)

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved