Alumni UIN Raden Fatah Cemas Tidak Bisa Ikut Tes CPNS Karena Ijazah Tanpa PIN

Saat mengecek ijazahnya belum terdaftar di Forlap Dikti. Padahal alumni UIN Raden Fatah bersiap mengikuti tes CPNS

Alumni UIN Raden Fatah Cemas Tidak Bisa Ikut Tes CPNS Karena Ijazah Tanpa PIN
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Betapa kagetnya Elsa, salah satu alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang saat mengecek ijazahnya belum terdaftar di Forlap Dikti.

Sementara ia berencana untuk mempersiapkan diri ikut seleksi CPNS yang dalam waktu dekat akan dibuka oleh setiap Kementrian.

Ia merasa bingung mengapa situs Forlap Dikti tak bisa diakses saat memasukkan NIM-nya semasa kuliah.

"Ternyata apa yang dikeluhkan teman-teman lain benar, sepertinya kami belum ada Penomoran Ijazah Nasional (PIN) untuk mendaftar CPNS," ujarnya.

Baca: Cucu Jokowi Lahir 1 Agustus, Tak Disangka Sama dengaan Tanggal Lahir Artis Cetar ini

Kekhawatiran serupa juga dialami Irma, alumni yang saat ini sudah bekerja di perusahaan itu mengaku baru tahu jika ijazahnya belum ada PIN.

Mengingat pembukaan pendaftaran CPNS yang dirasa sudah semakin dekat, ia ingin mencoba peruntungan.

"Setelah tahu kabar bahwa ijazah kami belum ada PIN, sekarang banyak alumni yang mendatangi kampus UIN Raden Fatah Palembang untuk memastikan hal itu. Apakah masih bisa mendapatkan nomor atau tidak bisa diurus lagi," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dalam waktu dekat akan segera membuka pendaftaran CPNS.

Baca: Polres Muara Enim Bekuk 2 Bandar Sabu Sering Bertransaksi di Bedeng

Jauh-jauh hari, BKN sudah mengingatkan kepada calon pendaftar untuk memastikan NIK dan KK terdaftar di database Nasional. Begitu juga dengan kelengkapan administrasi lainnya, seperti ijazah harus terdaftar di Kemenristek Dikti.

"Semoga saja ada solusinya. Kasihan teman-teman yang berkeinginan untuk mendaftar CPNS," ungkap Irma.(cr9/SP)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help