Berita Baturaja

Pemkab OKU Bangun 2 Gedung Rumah Sakit Ibnu Soetowo Pakai Dana Pinjaman Rp  58,7 Miliar

Gedung RSUD yang baru nanti kata dia setinggi lima lantai. Fasilitas selain tangga akan dilengkapi dengan lift

Pemkab OKU Bangun 2 Gedung Rumah Sakit Ibnu Soetowo Pakai Dana Pinjaman Rp  58,7 Miliar
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Maket RS Ibnu Soetowo yang rencananya akan dibangun menggunakan dana pinjaman dari PT SMI 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Wacana pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr Ibnu Soetowo Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sudah lama terdengar. Sampai saat ini belum dilakukan lelang untuk pembangunan dua unit gedung rumah sakit.

Hal ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kabupaten OKU, Helman saat dibincangi wartawan, Kamis (26/7/2018) di GOR Baturaja.

Helman menjelaskan, saat ini masih dalam proses persiapan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Karena pembangunan menggunakan dana pinjaman dari PT SMI, maka banyak persyaratan yang harus dilengkapi.

Baca: Palembang Catat Sejarah Tempat Pelaksanaan 2 Cabor Baru Asian Games 2018

Baca: KPU Sumsel Siap Beri Jawaban Hadapi Sidang Lanjutan MK

"Kalau tidak ada halangan kata persetujuan oleh PT SMI sekitar tanggal 30 mendatang," jelas Helman.

Ia menjelaskan dana yang dikucurkan untuk pembangunan dua Gedung RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja sebesar Rp 58,7 miliar. Dana ini untuk pembangunan dua gedung, yakni Gedung IGD 2 lantai dan Gedung Rawat Inap 5 lantai.

"Saat ini belum dilakukan lelang. Setelah proses PT SMI selesai baru akan dilakukan lelang untuk pembangunan,. Prosesnya seperti itu," jelas Hilman mudah-mudahan peembangunan bisa dilaksanakan secepatnya.

"Pembanguna akan dilakukan multi-years. Mudah-mudahan pembangunan tepat waktu," ucapnya.

Baca: Hasil Pertandingan ICC MU vs AC Milan, Red Devils Tekuk Rossoneri, Berikut Jalannya Pertandingan

Gedung RSUD yang baru nanti kata dia setinggi lima lantai. Pastinya fasilitas selain tangga akan dilengkapi dengan lift yang diperuntukan untuk mengantar pasien.

"Akan pakai lift. Tidak cukup mengandalkan tangga biasa saja. Apalagi nantinya gedung rumah sakit setinggi lima lantai," katanya.

Kekokohan bangunan rumah sakit kata Helman, pastinya sudah diperhitungkan, karena bangunan gedung lima lantai. Bahkan bisa tahan terhadap gempa. Semua sudah diperhitungkan.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved