Pilkada Pagaralam

Baru 2 PPK yang Dibaca, Pleno Tingkat KPU Pagaralam Banyak Banjir Intrupsi

Pelaksanaan Rapat Pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan serta Pemilihan Walikota

Baru 2 PPK yang Dibaca, Pleno Tingkat KPU Pagaralam Banyak Banjir Intrupsi
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Baru 2 PPK yang Dibaca, Pleno Tingkat KPU Pagaralam Banyak Banjir Intrupsi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Pelaksanaan Rapat Pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan serta

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam tingkat Kota atau KPU sudah digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Aula SD 74 Rujukan Kota Pagaralam.

Dalam rapat pleno ini saat pembacaan hasil rekapitulasi untuk hasil pemilihan dari PPK beberapa saksi dari Pasangan Calon (Paslon) mulai mengumukakan intrupsi mereka dari hasil rekapitulasi yang dibacakan.

Pantauan sripoku.com, Rabu (4/7/2018) baru dua kecamatan yaitu Kecamatan Dempo Tengah dan Dempo Utara yang dibacakan sudah mendapatkan intrupsi dari saksi Paslon nomor urut 4.

Saksi nomor urut 4 mempertanyakan adanya berbedaan jumlah pemilih dibebetapa TPS di dua kecamatan. Selain itu pihaknya juga menyoroti jumlah pemilih disabilitas yang jumlahnya berbeda.

"Kami harap KPU bisa menjelaskan hal ini. Pasalnya jika jumlah pemilih disabilitas yang terdata di DPT berjumlah enam orang, namun yang memilih terdata 11 orang ini tidak singkron dengan data yang ada," ujar Saksi paslon nomor 4, Greselly dihadapan semua yang hadir.

Dengan temuan itu pihak saksi meminta KPU dapat membuat berita acara atas sejumlah kekeliruhan yang ada direkaputasi tersebut.

Hal ini agar bisa dipertanggung jawabkan. (sripoku.com/Wawan Septiawan)

Baca:

Inilah Kronologi Lengkap OTT KPK Terhadap Bupati Bener Meriah, Mobil Diserempet Usai Ngopi!

Calon Wakil Walikota Lubuklinggau No Urut 3 Sopyan Ngantri SKCK

Kecelakaan di Betung Banyuasin, Salah Satu Korban Hani Kondisinya Masih Lemah & Gelisah

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help