Pamit Akhiri Masa Jabatan Gubernur, Alex Noerdin Kunjungi Ponpes Hidayatul Fudhola Sungai Lilin

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Haflah dalam rangka Wisuda 208 orang Santri Khatam Al-Qur'an, Rajabiyah/Ruahan,

Pamit Akhiri Masa Jabatan Gubernur, Alex Noerdin Kunjungi Ponpes Hidayatul Fudhola Sungai Lilin
Tribun Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Haflah dalam rangka Wisuda 208 orang Santri Khatam Al-Qur'an, Rajabiyah/Ruahan, dan Haul para ahli Kubur seluruh Jama'ah serta pelepasan santri SMK Al-Fudhola ke-3 di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola, Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (8/5). 

TRIBUNSUMSEL.COM- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Haflah dalam rangka Wisuda 208 orang Santri Khatam Al-Qur'an, Rajabiyah/Ruahan, dan Haul para ahli Kubur seluruh Jama'ah serta pelepasan santri SMK Al-Fudhola ke-3 di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola, Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (8/5).

Nampak hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Apriadi, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola, Abdul Hadi CH, Kyai M. Zaim Ahmad, Kyai Sihabuddin, Kyai Lasem Rembang, dan KH. Hasan Fauzi dari Kudus, Jawa Tengah serta para pengurus Pondok Pesantren se-Kabupaten Muba.

Baca: Pernikahan Anak Dibawah Umur Berubah Jadi Acara Sunatan, Ibu Pengantin Wanita Malah Pingsan

Dalam kesempatan ini, Gubernur Alex Noerdin sempat berpamitan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sungai Lilin karena sebentar lagi harus mengundurkan diri sebagai Gubernur karena sudah dua periode habis masa jabatan.

"Saya mohon pamit karena 7 bulan lagi sudah tidak menjadi Gubernur, sudah banyak yang kita lakukan bersama membangun Sumatera Selatan, Insa Allah saya yang kalian semua pilih menjadi Gubernur dua periode tidak mengecewakan, tinggal 7 bulan lagi," ungkap Alex Noerdin kepada para jemaah yang hadir.

Baca: Tak Terekspose, Artis Cantik Ini Diam-diam Baru Saja Resmi Dinikahi Pria Bule, Inti Fotonya

Di hadapan ribuan jemaah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan banyak hal tentang pembangunan di Sumsel dalam menegakan syiar agama Islam dengan tindakan nyata diantaranya dengan program sekolah gratis dan berobat gratis yang tujuannya adalah memerangi musuh terbesar agama Islam yakni kemiskinan dan kebodohan.

Selain itu, bentuk tindakan nyata lainnya dengan membangun Asrama Haji Palembang sebagai asrama haji terbaik di Indonesia dengan berbagai kelengkapan fasilitas manasik haji. Menurut Alex, Asrama Haji Palembang menjadi salah satu bukti nyata yang dilakukan Pemerintah Sumsel dalam menegakan syiar agama Islam dengan tindakan nyata.

Baca: Populer di Dunia Anime Jepang, Wanita Ini Bikin Penggemar Khawatir Usai Bongkar Masa Lalunya

"Mau melihat Asrama Haji di Palembang, bapak-bapak dan Ibu-ibu saya undang datang ke Palembang. Kita lihat asrama haji, kita lihat komplek olahraga Jakabaring dan saya jamu di Griya Agung," ujar Alex.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola, Abdul Hadi CH mengatakan semua santri bermukim di pondok pesantren, jumlahnya mencapai 700 orang lebih. Menurutnya, seluruh santri hanya dibebankan biaya makan, tidak ada biaya pendidikan karena sudah di gratiskan. Selain, itu bagi santri anak yatim seluruhnya digratiskan termasuk seragam.

Baca: Dikenakan Turun Temurun, Inilah Kisah Menarik Dibalik Tiara Hiasan Kepala Bangsawan Inggris

Lanjutnya, Pondok Pesantren yang sudah berdiri sejak tahun 1999 itu, selain memberikan pendidikan umum juga fokus memberikan pembinaan akhlak pada seluruh santri dan pendidikan membaca dan menghafalkan dengan cara yang benar oleh tenaga pengajar sebanyak 36 orang Guru.

"Santri yang Khatam Al-Qur'an ada 208 orang, sementara yang lulus dan diwisuda SMP dan SMK lulusan ke-3 ini sebanyak 196 orang. Bagi santri yang sudah lulus dan hafal Al-Qur'an minimal 20 Juz, dikuliahkan secara gratis di Universitas Sains Ilmu Qur,an Wonosobo Jawa Tengah," pungkasnya.

Baca: Tes SBMPTN 2018 di Palembang Dicurigai Ada Joki yang Ikut, Saat Dicek ini yang Terjadi

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help