Berita Palembang

Pasca Insiden Terbakarnya Power Bank di Bagasi Kabin, Ini Aturan Membawa di Bandara SMB II

Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang mulai melakukan pengawasan ketat terhadap penumpang yang membawa Power bank.

Pasca Insiden Terbakarnya Power Bank di Bagasi Kabin, Ini Aturan Membawa di Bandara SMB II
BETTER RE
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang mulai melakukan pengawasan ketat terhadap penumpang yang membawa Power bank.

Pasca ada insiden terbakarnya pengisi baterai ponsel, atau powerbank, di bagasi kabin dalam maskapai China Southern Airlines pada akhir Februari lalu.

General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Bayuh Iswantoro, mengatakan.

Pihaknya sudah mendapatkan surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Indonesia menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait ketentuan membawa powerbank dan baterai lithium cadangan dalam pesawat.

Baca: Pelaku Perampokan Toko Eiger dan Oppo di Prabumulih Ditangkap, Seorang Ditembak Sampai Dada Jebol

Menurut dia, penumpang harus melapor kepada petugas maskapai mengenai powerbank atau baterai lithium cadangan yang dibawa ke dalam kabin pesawat.

Powerbank atau baterai lithium cadangan yang dibawa harus ditempatkan di bagasi kabin.

"Peralatan yang boleh dibawa hanya yang mempunyai daya per jam (watt-hour) tidak lebih dari 100 Wh (watt-hour atau daya per jam), "katanya, Selasa (13/3) saat dihubungi.

Saat ini Kata dia, pihaknya tengah melakukan sosisialisasi kepada seluruh penumpang baik domestik maupun luar negeri.

Baca: Main di Liga Malaysia, Ini Perbedaan Liga Disana dengan di Indonesia Menurut David Laly

Halaman
12
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help