Berita Prabumulih

Program Prorakyat di Prabumulih Terpaksa Dihapus Karena Alasan Ini

Wacana Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap MSi yang akan menaikkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD)

Program Prorakyat di Prabumulih Terpaksa Dihapus Karena Alasan Ini
Ilustrasi Bantuan Langsung Tunai/BLT (Sumber: Kompas.com)
Program Prorakyat di Prabumulih Terpaksa Dihapus Karena Alasan Ini 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Wacana Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap MSi yang akan menaikkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) pegawai yang diisukan mencapai 100 persen,

terus menjadi polemik dan perhatian tokoh, anggota dewan dan lembaga.

Salah satunya mendapat tanggapan serius Ketua Lembaga Pemantau Pembangunan dan Penyelamat Aset Daerah (LP3AD) Kota Prabumulih, Mulwadi.

Baca: Usai Lucinta Luna, Mike Lewis Kepergok Mesra dengan Wanita Ini, Videonya Heboh!

Mulwadi mengatakan, pihaknya setuju dengan rencana kenaikan tunjangan apalagi untuk kesejahteraan para pegawai.

"Namun terkait rencana itu tidak tepat waktunya disebabkan saat ini anggaran pendapatan belanja daerah sedang mengalami defisit.

Selain itu saat ini banyak program pro rakyat yang tujuannya juga mensejahterakan rakyat ditiadakan," ungkapnya.

Baca: Masih Demam Arak-arakan, Hamka Hamzah Posting Ini di Instagram

Pria akrab disapa Kemong ini menuturkan, semestinya wacana itu harus bisa mensejahterakan rakyat juga,

Halaman
1234
Penulis: Edison
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help