Jalan Gandus Rusak Parah

Pegi Saro Balek Rengko! Warga Gandus Mengeluhkan Jalan Rusak yang Sudah Enam Bulan Terjadi

Beberapa kali saya melihat sendiri ibu ibu terjatuh di jalan itu, beruntung tidak sampai menelan korban.

Pegi Saro Balek Rengko! Warga Gandus Mengeluhkan Jalan Rusak yang Sudah Enam Bulan Terjadi
TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI
JALAN RUSAK - Pengendara kendaraan bermotor melintasi jalan rusak di Kawasan Gandus Palembang, Selasa (19/12/2017). Jalan rusak dan berlubang ini sangat mengganggu kenyamanan pengendara dan dapat menyebabkan kecelakaan (TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI) 

TRIBUNSUMSEL.COM PALEMBNG - "Pokoknyo pegi saro balek rengko, dak lagi pacak nak ngomong apo," ungkap Andi (32) dibincangi Tribun, Senin (18/12). Warga Gandus ini mengeluhkan kondisi jalan rusak yang harus dilaluinya tiap pulang dan pergi bekerja.

Kerusakan jalan telah terjadi selama enam bulan terakhir dan semakin menjadi memasuki musim hujan. Beberapa titik jalan rusak yang mulanya terjal kini membentuk kubangan lumpur.

Andi mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah yang terkesan lamban memperbaiki akses jalan penghubung utama itu. Sehingga masyarakat mengalami kesulitan untuk beraktivitas.

Sejumlah pengendara melintas di Jalan Lettu Karim Kadir yang rusak parah, tepatnya di depan PT Nandya Karya. Warga berharap Pemkot Palembang segera melakukan perbaikan.
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Lettu Karim Kadir yang rusak parah, tepatnya di depan PT Nandya Karya. Warga berharap Pemkot Palembang segera melakukan perbaikan. (TRIBUNSUMSEL.COM)

Menurutnya, kerusakan jalan saat musim penghujan sangat parah sehingga sulit sekali dilalui terutama kendaraan roda dua. Selain itu berdampak pula pada sejumlah kecelakaan yang terjadi.

"Beberapa kali saya melihat sendiri ibu ibu terjatuh di jalan itu, beruntung tidak sampai menelan korban, hanya sedikit luka-luka saja," katanya. 

Liputan selengkapnya silakan baca Tribun Sumsel edisi cetak, Rabu (20/12/2017).

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved