Saya Dijambret, Pak, Teriak-teriak Minta Tolong, Tapi

Nur telah menjadi korban jambret saat dirinya pulang dari kerja. Sempat saya pertahankan tetapi dia mengacungkan pisau

Saya Dijambret, Pak, Teriak-teriak Minta Tolong, Tapi
TRIBUNSUMSEL.COM/ SRI HIDAYATUN
Korban dan sepupunya saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (28/3/2017). 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Dengan terisak-isak menangis Nur Reni Apriani (22), warga jalan Mayor Zen Lorong Abadi perum Abadi Raya Blok D3 RT 01/01 Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni, mendatangi Polresta Palembang melaporkan kejadian yang dialaminya, Rabu (13/12) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Nur telah menjadi korban jambret saat dirinya pulang dari kerja.

Korban yang pulang mengendarai sepeda motor melintas di jalan Gubernur H Bastari, tepatnya disimpang Dekranasda Jakabaring Palembang dipepet oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Juviter dan mengambil tas miliknya yang tergantung di motor.

Sempat terjadi tarik menarik antar korban dan pelaku yang merampas tas miliknya. Namun korban menyerah karena pelaku yang dibonceng mengeluarkan senjata tajam (pisau).

"Saya tidak sadar pak, ada dua orang mepet kendaraan saya dan mengambil tas yang ada di gantungan motor. Sempat saya pertahankan tetapi dia mengacungkan pisau," cerita korban.

Usai tas miliknya dirampas, korban berteriak minta tolong namun kondisi jalan sepi tidak ada warga yang mendengarnya. Korban berusaha mengejar pelaku, namun pelaku dengan cepat kabur dan menghilang.

"Saya teriak sekaras-kerasnya minta tolong dijalan tetap tidak ada warga yang mendengar. Maklum kondisi jalan dalam keadaan sepi," ujarnya.

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian tiga buah Hand Phone (HP), uang tunai Rp 100 ribu serta surat-surat beharga yang ada di dalam tas.

"Kalau duitnya tidak masalah pak, di tas itu ada 3 HP dan surat-surat beharga, saya harap pelaku segera cepat ditangkap," harap korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kabag Humas, Iptu Syamsul membenarkan telah diterimanya laporan korban dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) Jambret.

"Ya, sekarang sudah dalam penyelidikan petugas reskrim Polresta Palembang. Kerugian korban ditafsir sebesar Rp 3 juta," singkatnya.

Editor: Aang Hamdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved