TOPIK
Istri Meninggal Melahirkan di Muratara
-
Pemprov Sumsel mengumumkan hasil investigasi kasus viral kematian ibu dan bayi meninggal saat melahirkan di Muratara.
-
Tim investigasi dikepalai oleh Kadinkes Sumsel, dengan Wakilnya Dirut Rumah Sakit Mohammad Hoesain Palembang, Direktur RS Siti dan Fatimah
-
Suami yang istri dan calon bayinya meninggal di Muratara enggan melaporkan oknum nakes puskesmas Pauh.
-
Beredar kabar, Kepala Puskesmas Pauh dr Arnida dicopot buntut dari viral suami curhat istrinya meninggal melahirkan, penjelasan Bupati.
-
Antisipasi kejadian ibu melahirkan meninggal, Kadinkes Lubuklinggau Erwin sidak ke Puskesmas, melihat pelayanan dasar memastikan sesuai SOP.
-
Tiga nakes terdiri dari dua bidan dan seorang perawat yang menangani pasien ibu hendak melahirkan ditarik ke Muara Rupit ibukota Muratara.
-
Bidan dan perawat di Puskemas Pauh akhirnya memberikan pengakuan terkait kabar seorang ibu meninggal setelah akan melahirkan.
-
"Kami tidak membela diri, kata bidan dan perawatnya tadi mereka mengakui ada salahnya juga, salah komunikasi dengan keluarga pasien malam itu,
-
Kisah memilukan dialami Lika Santosa, istrinya yang hendak melahirkan meninggal diduga tidak mendapat pelayanan yang baik di Puskesmas Pauh.
-
Kisah pilu Lika Santosa suami di Kabupaten Muratara, di saat istrinya sudah pecah ketuban hendak melahirkan, bidannya malah mau tidur dulu.
-
Kondisi terakhir ibu dan bayi meninggal dunia saat melahirkan diduga sempat ditelantarkan oknum petugas puskesmas pauh muratara
-
Kronologi viralnya seorang istri di Muratara yang meninggal dunia saat hendak melahirkan di puskesmas Pauh. istrinya ditinggal tidur oleh petugas
-
Bupati Musi Rawas Utara Devi Suhartoni merespon soal viral seorang suami curhat istri dan calon bayinya meninggal saat melahirkan.
-
Viral seorang suami curhat di media sosial mengeluhkan pelayanan puskesmas Pauh di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.