Berita Pagar Alam
Serahkan Seragam Sekolah Gratis, Walikota Pagar Alam Minta Maaf Realisasinya Terlambat
Pemerintah Kota Pagaralam menyerahkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah, walikota minta maaf karena realisasinya terlambat
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Pemerintah Kota Pagaralam secara resmi menyerahkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah yang terdiri dari baju seragam, sepatu, tas, dan buku tulis kepada para siswa.
Program ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, sekaligus upaya meringankan beban ekonomi orang tua murid.
Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansah mengaku merasa sangat bahagia melihat senyum anak-anak dan para orang tua saat menerima bantuan tersebut. Terlebih, kegiatan ini dilaksanakan di sekolah yang memiliki kenangan tersendiri baginya.
"Secara pribadi saya sangat terharu. SD Negeri 23 ini adalah tempat saya dulu menimba ilmu. Hari ini saya kembali, bukan sebagai murid, tetapi sebagai Walikota yang ingin memastikan anak-anak Pagar Alam bisa terus sekolah dengan nyaman dengan membagikan seragam gratis dan perlengkapan sekolah gratis," ujar Ludi Oliansah.
Dikatakan Wako program seragam dan perlengkapan sekolah gratis merupakan salah satu dari 14 program prioritas Pemerintah Kota Pagar Alam, sekaligus realisasi janji politik pasangan Ludi–Bertha kepada masyarakat.
"Program ini kami rancang untuk membantu orang tua dan yang paling penting mencegah anak-anak putus sekolah. Kami ingin tidak ada lagi anak Pagar Alam yang berhenti belajar hanya karena keterbatasan ekonomi," katanya.
Ditambahkan Walikota pihaknya meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program seragam dan perlengkapan sekolah gratis ini dapat segera dirasakan oleh seluruh siswa di Kota Pagar Alam.
"Saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat, agar program ini bisa berjalan lancar dan segera dirasakan oleh semua anak murid di Pagar Alam. Sekaligus saya minta maaf atas keterlambatan realisasi dari program ini karena kami harus melalui prosedur agar tidak ada masalah kedepan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Novi Apriadi MM menjelaskan, bahwa program tersebut telah memiliki dasar hukum yang jelas dan menjadi bagian dari kebijakan strategis di bidang pendidikan.
"Seragam dan perlengkapan sekolah ini sudah melalui ketetapan hukum. Tujuan utamanya adalah mencegah anak putus sekolah dan mengurangi beban orang tua murid," jelasnya.
Pihaknya berharap, melalui program ini, kualitas pendidikan di Kota Pagar Alam terus meningkat dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
| Dorong Hilirisasi, Kemenperin Siap Sulap Kopi Pagar Alam Jadi Produk Industri Unggulan |
|
|---|
| Gunung Dempo Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter, Masyarakat Dilarang Mendekati Kawah |
|
|---|
| Polres Pagar Alam Amankan 3 Pengedar Narkotika, Satu Diantaranya Wanita, Sita Puluhan Gram Sabu |
|
|---|
| Progres Pembangunan SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Capai 70 Persen, Juli 2026 Mulai Beroperasi |
|
|---|
| Pemuda di Pagar Alam Ditangkap Polisi, Simpan 800 Gram Narkoba Jenis Ganja di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Walikota-Pagar-Alam-Ludi-Oliansyah-beri-seragam-gratis.jpg)