Jembatan Ambruk di Prabumulih
Detik-detik Mencekam Jembatan Muara Dua di Prabumulih Ambruk, Aipda Arfan Terduduk Lemas
Momen menegangkan saat jembatan di Prabumulih memakan korban seorang petugas kepolisian Aipda Arfan, yang saat kejadian bertugas memantau kondisi air.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Jembatan di Jalan Tenggamus, Kelurahan Muaradua Prabumulih Timur, ambruk akibat tergerus arus deras Sungai Kelekar, sore (11/12/2025).
- Petugas Babinkamtibmas Aipda Arfan dan warga sempat menjadi korban saat memantau debit air sungai
- Masyarakat terpaksa harus memutar ke Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih maupun ke Jalan Bukit Lebar untuk menyebrang.
TRIBUNSUMSEL.COM - Suasana mencekam terjadi saat jembatan di Jalan Tenggamus, Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan tiba-tiba ambruk pada Kamis sore (11/12/2025) sekitar pukul 17.45 WIB.
Dalam video yang diterima Tribunsumsel.com dan juga beredar luas di media sosial, suasana mencekam itu terasa saat warga Prabumulih khususnya di Jalan Tenggamus, Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, mendatangi lokasi ambruknya jembatan.
"Jembatan Muara Dua roboh, anggota polisi yang sedang melaksanakan pengaturan di atas jembatan," ucap seorang pria menyoroti Aipda Arfan.
Terlihat kondisi jalan yang semula mulus mendadak amblas di bagian bawah tanah di kiri dan kanan diduga terkikis oleh derasnya arus sungai Kelekar.
Terdapat lubang menganga yang sangat besar di tengah-tengah jalan utama, menunjukkan bahwa pondasi tanah dan struktur penyangga di bawahnya telah mengalami keretakan.
Warga yang mendekat pun sempat panik mengetahui ada polisi dan warga yang nyaris menjadi korban.
Petugas Babinkamtibmas, Aipda Arfan, yang masih mengenakan baju dinas bersama seorang warga hanya bisa terduduk lemas di atas aspal karena masih syok setelah berhasil menyelamatkan diri.
Keduanya dilaporkan tidak mengalami luka-luka, namun kondisi masih mengalami syok.
Sebagian warga mulai dari orang dewasa hingga anak-anak pun semakin ramai penasaran mendekati lokasi.
Tampak pula para pengendara motor yang hendak melintasi jembatan terpaksa putar balik karena tidak ada akses untuk jalan.
Hingga, petugas kepolisian dan masyarakat langsung memasang garis polisi untuk mencegah pengendara melintas, mengingat bahaya yang mengintai.
Momen menegangkan ini nyaris memakan korban seorang petugas kepolisian, Aipda Arfan, yang saat kejadian sedang bertugas memantau kondisi air.
Aipda Arfan, seorang petugas Babinkamtibmas, bersama seorang warga awalnya berada tepat di atas jembatan yang melintasi Sungai Kelekar.
Baca juga: Breaking News : Jembatan di Prabumulih Ambruk, Ada Polisi Sedang Memantau Debit Air Pasca Banjir
Mereka saat itu tengah memantau debit air sungai pasca banjir deras yang melanda sejumlah titik di Prabumulih.
Jalam tersebut mendadak amblas di bagian bawah tanah di kiri dan kanan diduga terkikis oleh derasnya arus sungai Kelekar.
| Resmikan Penggunaan Jembatan Bailey di Muaradua, Walikota Prabumulih Wanti-wanti Pencuri Baut Besi |
|
|---|
| Wali Kota Prabumulih Tinjau Jembatan Ambruk di Tanggamus, Instruksikan Penanganan Darurat |
|
|---|
| Masih Berpotensi Alami Pergeseran, Warga Dilarang Mendekati Jembatan yang Ambruk di Prabumulih |
|
|---|
| Breaking News : Jembatan di Prabumulih Ambruk, Ada Polisi Sedang Memantau Debit Air Pasca Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/JEMBATAN-AMBRUK-Aipda-Arfan-saat-nyaris-jadi-korban-Suasana-mencekam-terjadi.jpg)