Jembatan di Payaraman Rusak Lagi
Jembatan di Payaraman Ogan Ilir Rusak Parah, Warga Khawatir Ada Desa yang Bakal Terisolir
Sejak mengalami kerusakan pada akhir November lalu, belum ada tanda-tanda jembatan akan diperbaiki.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Slamet Teguh
Namun kondisi tersebut hanya berlangsung satu minggu karena diperbaiki secara darurat.
Pada April 2024 lalu, jembatan selesai diperbaiki secara permanen.
Januari 2025, jembatan kembali jebol namun segera dapat diatasi.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, jembatan tersebut dibangun pada tahun 1985.
"Dari segi usia, memang perlu adanya perbaikan karena tingginya mobilitas masyarakat khususnya kendaraan," kata Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat.
Banyaknya aktivitas truk tonase yang lalu-lalang juga disebut Edi menjadi salah satu faktor kerusakan jembatan.
"Ditambah faktor alam yakni aliran air di bawah jembatan juga cukup deras sehingga menggerus pondasi jembatan," kata Edi.
Sementara Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar telah menyurati Dinas PUBMTR Provinsi Sumatera Selatan untuk menindaklanjuti kerusakan jembatan.
"Untuk sementara, jembatan ditangani secara darurat oleh Dinas PUPR Ogan Ilir agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat," kata Panca diwawancarai terpisah.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Jembatan-di-Payaraman-Ogan-Ilir-Rusak-Parah-Warga-Khawatir-Ada-Desa-yang-Bakal-Terisolir.jpg)