Longsor di PALI

Suara Dentuman Tanah Longsor di PALI, Teras dan Dapur Rumah Warga Talang Ubi Selatan Nyaris Roboh

Tanah longsor nyaris merobohkan rumah warga di RT 01 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kabupaten Pali, Sumsel, Jumat (5/12/2025) pagi.

|
Penulis: Mat Bodok | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Sripoku.com/Mat Bodok
TANAH LONGSOR -- Kondisi rumah yang nyaris terdampak tanah longsor di RT 01 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Jumat (5/12/2025). Tampak warga hendak merapikan terpal untuk menahan air hujan, agar tidak terjadi gerusan air hujan yang bisa menyebabkan longsor. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah warga di Talang Ubi Timur, PALI nyaris roboh akibat tanah longsor, Jumat (5/12/2025)
  • Longsor terjadi saat hujan turun deras disertai angin kencang
  • Sebelumnya, pemilik sempat bendengar suara benturan keras sebelum longsor

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Tanah longsor nyaris merobohkan rumah warga di RT 01 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Timur, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, Jumat (5/12/2025) sekira pukul 03.00.

Peristiwa ini terjadi saat hujan turun deras disertai angin kencang. 

Rumah warga nyaris menjadi korban longsor tadi milik Sukardi halaman rumah bagian dapur sepanjang 4 meter dari beton menahan tanah dan rumah Siti Nurhayati yang berada di samping tebing tanah itu, bagian tiang teras patah akibat tekanan longsor semalam.

Pantauan di lapangan, tanah yang longsor tadi, berada di dapur rumah warga milik Sukardi dan rumah Siti Nurhayati, dan satu rumah yang baru dibangun pondasi. 

Beberapa bangunan rumah di RT 01 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Timur tadi, memang tidak jauh dari lembah anak Sungai Lematang, bagian tanah sangat bertebing kurang lebih 75 derajat.

Baca juga: Pemkab PALI Tetapkan Wilayahnya Sebagai Daerah Rawan Banjir dan Longsor

Sehingga, bangunan rumah bak seperti pinggiran tebing tinggi.

Pemilik rumah yang menjadi korban tanah longsor, Siti Nurhayati, mengakui sangat kaget ketika mendengar suara keras benturan beton ke tiang teras rumah hingga patah.

"Terdengar suara keras pergerakan dentuman beton penahan tanah pecah sampai mengenai tiang teras rumah patah," kata Siti Nurhayati yang mengakui sangat cemas.

Pada saat tanah longsor dirinya bersama keluarga masih berada dalam kamar, dan ketika keluar sudah melihat tumpukan tanah merah dan bebatuan penahan tanah sudah berserakan di teras rumah.

"Cemas dan takut, saat membuka pintu kami sekeluarga langsung keluar rumah karena takut kalau ada longsor susulan," ujar Siti Nurhayati sembari berharap minta perhatian dari pemerintah agar bisa kembali membangunkan beton penahan tanah di sekitaran rumah bertebing.

Terpisah Kepala BPBD PALI Ahmad Hidayat, membenarkan adanya peristiwa tanah longsor di wilayah Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, tidak ada korban jiwa.

"Alhamdulillah, dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, dan sekarang kita menghimbau kepada warga yang tinggal di dataran tebing tinggi, apabila hujan deras diharapkan berhati-hati atau bergeser ditempat lebih aman," kata Ahmad Hidayat.

Disebutkan Ahmad Hidayat, Pemerintah PALI, telah memberikan bantuan terpal untuk menutupi bagian tanah longsor agar tidak tergerus air hujan.

Dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar waspada apabila hujan deras.

"Apa yang diharapkan warga, sudah kita laporkan ke dinas terkait untuk meninjau lokasi longsor agar kembali dibangunkan dinding beton penahan tanah," tandasnya berharap kepada warga segera menyelamatkan diri apabila ada ancaman bencana longsor, banjir dan lainnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved