Berita Lubuklinggau

APBD Lubuklinggau 2026 Rp839 Miliar, Wali Kota Prioritaskan Kesehatan hingga Insentif Guru Ngaji

Dari APBD Rp839 Miliar, Wali Kota Lubuklinggau prioritaskan kesejahteraan hingga kesehatan.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
/www.canva.com/s/templates/Eko Hepronis
PRIORITASKAN KESEJAHTERAAN - Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat saat diwawancarai wartawan di Lubuklinggau, Rabu (3/12/2025) lalu. Rachmat menyebut memprioritaskan kesejahteraan sesuai dengan program dari misi Linggau Juara di APBD 2026 sebesar Rp839 Miliar 

Ringkasan Berita:
  • APBD Kota Lubuklinggau tahun 2026 telah disahkan sebesar Rp839 Miliar
  • APBD akan difokuskan untuk kesejahteraan sesuai dengan program dari misi Linggau Juara
  • Insentif marbot, guru ngaji itu tidak ada pemotongan

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis 

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2026 telah disahkan sebesar Rp839 Miliar.

Namun, nominal anggaran tersebut masih menunggu evaluasi dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)

"Anggaran 2026 kemarin memang sudah disahkan Raperdanya. Kita masih menunggu evaluasi dari Gubernur dengan total Rp 839 miliar," kata Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat, Jumat , 4 Desember 2025. 

Baca juga: Hendak Putar Arah, 2 Pelajar SMP di Lubuklinggau Alami Kecelakaan, Ditabrak Pengendara Motor Lain

Yoppy Karim sapaan akrabnya mengaku dari anggaran itu, untuk infrastruktur sangat minim sekali dan lebih difokuskan memprioritaskan untuk kesejahteraan sesuai dengan program dari misi Linggau Juara.

Dia merinci fokus anggaran itu ke depan untuk kesehatan, insentif RT dan TPP ASN tanpa ada pemotongan.

Lalu, Insentif marbot, guru ngaji itu tidak ada pemotongan. 

"Tapi untuk pembangunan sangat minim sekali," ujarnya. 

Kemudian Yoppy berharap agar DAK (dana alokasi khusus) bisa tersalurkan di tahun 2026.

Meskipun, jumlahnya tidak besar, namun, jumlahnya diharapkan sama dengan tahun 2025. 

"Karena kita dapat 2025 sebesar Rp 230 miliar untuk pembangunan infrastruktur,"  ungkapnya.

Keinginan jadi Tuan Rumah Porprov

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau juga kini sedang berusaha untuk menjadi tuan rumah Porprov.

"Kemarin sudah dilakukan audensi dengan KONI dan Dispora, bahkan paparan telah dilakukan. Kita sama-sama berdoa supaya Lubuklinggau ini menjadi tuan rumah Porprov di tahun 2027," ungkapnya.

Menurutnya, memang nantinya kota Lubuklinggau disetujui jadi tuan rumah, artinya di tahun 2026 pihaknya akan fokus untuk pembangunan venue olahraga lebih dulu. 

"Kalau fasilitas untuk saat ini sementara lengkap. Memang ada beberapa kekurangan yang butuh renovasi lagi, butuh rehab," bebernya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved