Berita Ogan Komering Ilir
Hapus Stigma Negatif, 24 Warga OKI Korban Narkoba Terima Bantuan Modal Bimbingan Sosial
Sebanyak 24 warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba (KPN) menerima bantuan asistensi rehabilitasi sosial
Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Kharisma Tri Saputra
Tribunsumsel/Winando Davinchi
Sebanyak 24 warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba (KPN) menerima bantuan asistensi rehabilitasi sosial (Atensi).
"Kabupaten OKI merupakan zona rawan narkoba. Terdapat 7 daerah berbahaya dan 34 daerah waspada," ucap Agusniarti memaparkan data.
Ditambahkan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini menduduki peringkat kedua terbanyak kasus narkoba setelah Sumatera Utara.
"Meski prevalensinya mengalami penurunan dari semula 1,9 menjadi 1,7 pada tahun 2025 ini," imbuhnya.
Menutup sambutannya, Agusniarti mengajak elemen masyarakat untuk terus berkomitmen menyelamatkan generasi bangsa.
"Mari kita wujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Itu semua adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya.
Berita Terkait: #Berita Ogan Komering Ilir
| Kayuagung Dilanda Cuaca Ekstrem: Pohon Kapuk Raksasa Roboh Tutup Jalan, Pengendara Motor Terluka |
|
|---|
| Sembunyikan Sabu di Balik Bingkai Foto, Pria asal Kayuagung OKI Tak Berkutik Digerebek Polisi |
|
|---|
| Tak Ingin Ekonomi Lumpuh Karena Asap, Kapolda Sumsel Instruksikan OKI Pilot Project Bebas Karhutla |
|
|---|
| Harga Karet di OKI Tembus Rp17.000, Jadi Rekor Tertinggi Sepanjang Tahun 2026 |
|
|---|
| Harga Sawit di OKI Tembus Rp2.800 per Kg, Petani Kini Bisa Napas Lega |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/warga-oki-kpn-atensi.jpg)