Berita OKI

200 Anak di OKI Dikirim Magang ke Jepang, Solusi Keterbatasan Lapangan Kerja & Pembentukan Karakter

Selama tahun 2025 tercatat sudah total ada 200 anak muda difasilitasi ikuti program magang ke negara Jepang

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Winando Davinchi
MAGANG - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melaksanakan seleksi puluhan anak muda untuk magang di negara Jepang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Menjadi salah satu solusi mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing hingga tingkat global.

Selama tahun 2025 tercatat sudah total ada 200 anak muda difasilitasi ikuti program magang ke negara Jepang.

Disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) OKI, Antonio Romadhon untuk jumlah peserta seleksi kali ini terdiri dari 81 asal OKI dan sisanya berasal dari berbagai daerah lain di Sumatera Selatan dan Lampung.

"Saya berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik. Karena kami ingin melahirkan generasi muda yang disiplin, kompeten dan bisa bersaing di tingkat internasional," ujarnya ketika ditemu pada Senin (20/10/2025).

Menurutnya, kegiatan seleksi yang telah berlangsung selama lima hari. Peserta diberikan pelatihan seperti tes matematika dasar, fisik, kesemaptaan dan wawancara yang dilakukan dengan sistem gugur. 

"Seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan supaya menghasilkan peserta terbaik yang siap berangkat dan berprestasi di Jepang," ungkapnya.

Dijelaskan dia, kegiatan magang kali ini miliki tujuan meningkatkan kompetensi para peserta agar siap bersaing di pasar kerja global.

"Kami menggelar kegiatan ini agar dapat meningkatkan kapasitas peserta sebagai bekal mengikuti seleksi magang ke Jepang dan juga kembangkan keterampilan teknis, etos kerja dan kedisiplinan," ujarnya.

Baca juga: Tata Cara Daftar Program Magang Nasional 2025 di SIAPKerja.id, Simak Solusi Jika Ijazah Belum Terbit

Baca juga: Cara Daftar Program Magang Kemenaker 2025 di Perusahaan BNI, BTN dan KAI Bagi Fresh Graduate

Dikonfirmasi terpisah Wakil Bupati OKI, Supriyanto menyoroti terkait persoalan ketenagakerjaan yang menjadi tantangan besar.

"Seperti yang kita ketahui jumlah pencari kerja terus meningkat setiap tahun, sementara lapangan kerja yang tersedia masih terbatas,"

"Kondisi ini menuntut kita semua, khususnya pemerintah daerah agar lebih kreatif dalam menciptakan program yang membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Supriyanto.

Menurutnya, program pemagangan ke Jepang adalah salah satu langkah konkret Pemkab OKI dalam menjawab tantangan tersebut. Program ini tidak sekadar memberi kesempatan bekerja di luar negeri, tetapi menekankan pembentukan karakter dan etos kerja peserta.

"Pemagangan ke Jepang tak hanya tentang bekerja, tapi tentang belajar disiplin, tanggung jawab dan kemandirian," paparnya.

Wabup OKI pun berpesan khusus kepada para peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan kesungguhan. 

"Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jadikan proses seleksi sebagai pengalaman berharga membentuk kalian menjadi pribadi tangguh dan berdaya saing tinggi," pesannya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam sluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved