Berita OKU

Dinas Pendidikan OKU Pastikan Sekolah Tetap Melaksanakan Proses Belajar Secara Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, menegaskan tidak ada perubahan sistem pembelajaran di sekolah meski muncul isu penghematan energi nasional.

|
Penulis: Leni Juwita | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Sripoku.com
SEKOLAH TATAP MUKA - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu Kadarisman SAg MSi. Dinas Pendidikan OKU Pastikan Sekolah Tetap Melaksanakan Proses Belajar Secara Tatap Muka 
Ringkasan Berita:
  • Dinas Pendidikan Ogan Komering Ulu memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tatap muka meski ada isu penghematan energi.
  • Kadis Pendidikan Kadarisman menegaskan pembelajaran langsung dinilai lebih efektif untuk interaksi dan penyerapan materi siswa.
  • Pemerintah pusat melalui Abdul Mu'ti juga memastikan tidak ada rencana pembelajaran daring demi menjaga kualitas pendidikan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui Dinas Pendidikan memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung secara tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, menegaskan tidak ada perubahan sistem pembelajaran di sekolah meski muncul isu penghematan energi nasional.

“Kami pastikan proses belajar mengajar tetap berjalan normal di sekolah dengan sistem tatap muka,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran para orang tua siswa terkait wacana pembelajaran daring.

Dinas Pendidikan OKU memastikan seluruh siswa tetap belajar seperti biasa di sekolah.

Baca juga: Pasca Libur Panjang Lebaran, Disdukcapil OKU Timur Ramai Diserbu Warga

Baca juga: Pemkab OKU Siap Menerapkan 1 Hari WFH Dalam Sepekan Bagi ASN, Tapi Masih Tunggu Petunjuk Pusat

Menurut Kadarisman, pembelajaran tatap muka dinilai lebih efektif karena memungkinkan interaksi langsung antara guru dan siswa, sehingga penyerapan materi dapat berlangsung maksimal serta pengawasan terhadap siswa lebih optimal.

Ia juga menyebutkan bahwa Abdul Mu'ti telah memastikan tidak ada rencana penerapan pembelajaran jarak jauh sebagai bagian dari kebijakan penghematan energi.

Pemerintah pusat, lanjutnya, tetap mengutamakan pembelajaran langsung di kelas demi menjaga kualitas pendidikan.

Keputusan lintas kementerian tersebut dinilai tepat untuk mengantisipasi penurunan kualitas belajar mengajar.

“Pendidikan menyangkut masa depan generasi penerus bangsa. Kami sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang mengutamakan pembelajaran tatap muka,” pungkasnya.
 
 
 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved