Berita Pemkab OKU Timur

Pemkab OKU Timur Catat Sejarah, 5.916 Guru Ikut Pecahkan Rekor Dunia Pelatihan AI Terbanyak

Penghargaan bergengsi itu diserahkan langsung oleh penilai resmi Guinness World Records, Mr. Austinclarck

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Dok. Tribunsumsel
SERAHKAN -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin, SPd, MM menyerahkan piagam penghargaan Guinness World Records kepada Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., di Ruang Audiensi Bupati, Kamis (25/09/2025). Kabupaten OKU Timur menyumbang jumlah peserta terbanyak dengan jumlah 5.916 guru. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Sejarah baru tercatat di dunia pendidikan Indonesia. Guinness World Records resmi mengakui rekor Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Terbanyak yang digelar di Griya Agung Palembang, Sabtu (20/9/2025) lalu.

Dimana sebanyak 25.000 peserta dari berbagai daerah di Sumatra Selatan ambil bagian, dengan Kabupaten OKU Timur menyumbang jumlah peserta terbanyak dengan jumlah 5.916 guru.

Penghargaan bergengsi itu diserahkan langsung oleh penilai resmi Guinness World Records, Mr. Austinclarck Herzogjohnson.

OKU Timur pun mendapat pengakuan khusus karena kontribusi massal para pendidiknya dalam kegiatan yang berlangsung meriah, baik secara tatap muka maupun daring.

Empat hari berselang, piagam Guinness World Records diterima secara resmi oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Wakimin, S.Pd., M.M., di Ruang Audiensi Bupati.

“Terima kasih kepada seluruh guru di Kabupaten OKU Timur yang sudah berpartisipasi dalam pelatihan kecerdasan buatan ini. Rekor dunia hanyalah bonus. Yang paling penting adalah ilmu baru yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran,” tegas Bupati OKU Timur Ir H Lanosin, MT, MM, Kamis (25/09/2025).

Baca juga: Bupati Lanosin Teken MoU dengan PLN ICON Plus, Pemkab OKU Timur Dorong Smart City

Menurutnya, AI bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak bagi dunia pendidikan. Ia berharap para guru mampu menyusun perangkat ajar berbasis teknologi.

Serta dapat memanfaatkan aplikasi untuk penilaian otomatis, memahami etika digital, hingga menghadirkan kelas yang lebih interaktif.

“Dengan pemanfaatan AI secara bijak, kita akan melahirkan generasi OKU Timur yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di era global,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Wakimin, menegaskan keberhasilan OKU Timur dalam mengirimkan ribuan guru tak lepas dari dukungan penuh Bupati.

“Bapak Bupati sendiri yang menggerakkan langsung para guru untuk melek teknologi AI. Semangat yang ditunjukkan para pendidik menjadi bukti nyata keseriusan kita dalam meningkatkan kompetensi tenaga pengajar,” ujarnya.

Wakimin optimistis, pencapaian ini akan menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di OKU Timur.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman,” pungkasnya.

Dengan rekor dunia ini, OKU Timur bukan sekadar mencatat angka partisipasi terbesar.

Lebih dari itu, kabupaten ini telah menegaskan diri sebagai pionir dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis kecerdasan buatan.

Serta menjadikan momentum sejarah ini sebagai pijakan menuju transformasi pendidikan yang berkelanjutan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved