Berita Pemkab OKU Timur

Pemkab OKU Timur Perkuat Integritas SPMB 2026 dan Dorong Digitalisasi Pendidikan Lewat Si-Gancang

Pemkab OKU Timur juga mendorong penguatan tata kelola pendidikan berbasis digital melalui peluncuran aplikasi Si-Gancang.

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Tribun Sumsel/Google Play/Choirul Rahman
PELUNCURAN -- Peluncuran bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di OKU Timur sebagai komitmen mewujudkan pendidikan yang adil dan berintegritas, Senin (4/5/2026). Momentum ini juga diwarnai peluncuran aplikasi Si-Gancang untuk memperkuat layanan pendidikan berbasis digital. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab OKU Timur tegaskan integritas dan keadilan dalam SPMB 2026.
  • Aplikasi Si-Gancang diluncurkan untuk digitalisasi layanan pendidikan.
  • Hardiknas 2026 jadi momentum evaluasi dan penguatan kualitas SDM.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adil dan berintegritas melalui penandatanganan bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa proses penerimaan siswa tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dalam membangun fondasi sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Pemerintah daerah menekankan prinsip keadilan dalam akses pendidikan bagi seluruh anak, sekaligus menutup ruang bagi praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Sejalan dengan itu, Pemkab OKU Timur juga mendorong penguatan tata kelola pendidikan berbasis digital melalui peluncuran aplikasi Si-Gancang.

Sistem ini dirancang untuk mempermudah layanan administrasi pendidikan secara daring, sehingga proses pengajuan hingga pengesahan dokumen menjadi lebih cepat, transparan, dan terverifikasi.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga orang tua.

Menurutnya, prestasi siswa OKU Timur di tingkat internasional menunjukkan potensi besar daerah, namun perlu dijaga melalui kerja kolektif. “Ini bukan soal siapa yang hebat, tetapi bagaimana yang sudah baik dapat ditiru dan diperluas,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Baca juga: Pemkab OKU Timur Siapkan Lahan untuk Pembangunan UPT BPOM, Dukung Pengembangan UMKM Lokal

Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kecerdasan akademik dan pembentukan karakter. Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, kemampuan berpikir kritis harus diiringi dengan nilai etika, empati, dan kemanusiaan.

“Kepintaran bisa disaingi teknologi, tetapi nilai kemanusiaan tidak dimiliki mesin. Di sinilah peran pendidikan menjadi sangat penting,” kata Lanosin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin menyebut peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sebagai momentum evaluasi sekaligus perencanaan strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan, arah kebijakan pendidikan daerah difokuskan pada percepatan peningkatan mutu SDM yang selaras dengan visi “Maju Lebih Mulia”, melalui integrasi tata kelola, pemerataan digitalisasi pendidikan, serta pertimbangan dampak sosial ekonomi.

“Semua dirancang agar pembangunan pendidikan berjalan terarah, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian Hardiknas 2026 di OKU Timur telah dimulai sejak 2 Mei melalui upacara serentak di seluruh satuan pendidikan, dengan puncak peringatan tingkat kabupaten dipusatkan di Balai Rakyat.

Baca berita lainnya di google news

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved