Berita Muara Enim
Pipa Minyak Pertamina di Muara Enim Bocor Lagi, 7 Rumah Warga Terancam Kebakaran dan Sumur Tercemar
Warga Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, mengeluhkan kebocoran pipa milik Pertamina.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Ringkasan Berita:
- Warga Dusun 3, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, melayangkan protes keras akibat bocornya pipa minyak mentah milik PT Pertamina UP Limau.
- Minyak tersebut merembes di empat titik berbeda dan berdampak langsung pada pemukiman padat penduduk, dengan setidaknya 7 rumah warga mengalami pencemaran lahan.
- Polsek Gunung Megang turun ke lokasi guna memitigasi konflik sosial, mendesak pembersihan total sumur warga, serta mengawal pendataan ganti rugi materiil.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Warga Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, mengeluhkan kebocoran pipa milik Pertamina.
Pasalnya, meski kebocoran telah beberapa kali terjadi, pihak Pertamina dinilai hanya melakukan perbaikan sementara, bukan permanen, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya kebakaran serta pencemaran sumur yang menjadi sumber air bersih warga.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya tujuh pemilik rumah terdampak, yakni Mustakim (58), Malauwani (50), Heri Adlani (35), Peson (43), Suparman (45), Rahmat (49), dan Pahrul (51).
"Kejadian kebocoran ini sudah beberapa kali terjadi, namun penanganannya hanya sementara, tidak permanen, sehingga kembali bocor. Pipa diduga sudah mengalami korosi dan seharusnya diremajakan atau diganti dengan yang baru," tegas Mustakim, salah satu warga terdampak kebocoran pipa Pertamina, Selasa (16/6/2026).
Menurut Mustakim, kebocoran pipa minyak milik Pertamina UP Limau tersebut diketahui pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sedikitnya terdapat empat titik kebocoran yang mengakibatkan tujuh rumah warga terdampak.
Mustakim menjelaskan bahwa kejadian serupa merupakan peristiwa yang berulang. Selama ini, pihak perusahaan hanya melakukan perbaikan sementara menggunakan metode clamp (penjepit pipa), yang dinilai tidak efektif mencegah kebocoran.
Menurutnya, perbaikan permanen seperti penggantian pipa perlu dilakukan karena pipa lama diduga telah mengalami korosi sehingga mudah bocor.
"Saat ini warga terdampak sangat memerlukan air bersih. Kami juga meminta pihak Pertamina melakukan pembersihan dan pengecekan terhadap sumur milik warga serta memberikan ganti rugi materiil akibat kejadian tersebut. Kami masih beruntung karena kebocoran cepat diketahui," harap Mustakim.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin membenarkan adanya kebocoran pipa milik PT Pertamina yang berdampak pada tujuh rumah warga di Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.
"Saat ini pihak Pertamina telah melakukan perbaikan pada pipa yang bocor dan sedang melakukan pembersihan di halaman rumah warga serta mengambil sampel air dari sumur warga yang terdampak untuk diperiksa," ujar Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan informasi dan analisis di lapangan, penyebab kebocoran diduga kuat akibat kondisi infrastruktur pipa yang sudah termakan usia (korosi) atau kurangnya pemeliharaan secara berkala dan menyeluruh (preventive maintenance).
Selain itu, metode perbaikan menggunakan clamp hanya bersifat jangka pendek dan tidak menyelesaikan akar masalah pada badan pipa yang sudah rapuh akibat korosi.
"Kejadian tersebut sudah berulang dan sebaiknya diperbaiki secara permanen agar tidak bocor lagi. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko kebakaran serta pencemaran lingkungan, baik air maupun tanah, yang dapat mengganggu aktivitas dan sumber air warga," jelas Kapolsek.
Saat ini, lanjut Kapolsek, pihaknya melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan keamanan area dan mencegah terjadinya aksi massa atau tindakan yang tidak diinginkan dari warga.
Selain itu, polisi juga melakukan pendataan kerugian materiil secara rinci bersama instansi terkait dan pemerintah desa sebagai dasar penyelesaian hak-hak warga.
"Kami juga berkoordinasi dengan pihak Pertamina UP Limau untuk segera melakukan perbaikan permanen serta pembersihan (remediasi) terhadap lahan dan rumah warga yang terdampak," pungkasnya. (ari)
| Gagal Menyalip di Jalan Menurun, Mobil Travel Picu Tabrakan Beruntun di Muara Enim, 5 Orang Luka |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Warga di Lebak Budi Muara Enim Ludes Terbakar Saat Dini Hari |
|
|---|
| Misteri Janda yang Tewas di Kamar Kosnya di Muara Enim Diungkap Polisi, Hidung & Mulut Keluar Darah |
|
|---|
| Masih Misteri, Polisi Lakukan Penyelidikan Ungkap Penyebab Janda di Muara Enim Tewas di Kamar Kosan |
|
|---|
| Berangkat Bersama Istri, H Sukma Jemaah Haji Asal Semendo Mengembuskan Napas Terakhir di Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/minyak-bocor-muara-enim-16-6-2026.jpg)