Perampokan di Ogan Ilir

Seminggu Berlalu, Perampok Emas 12 Suku Milik Lansia di Ogan Ilir Masih Diburu Polisi

Sudah satu minggu berlalu, polisi masih memburu  pelaku perampokan emas perhiasan di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir.

Tayang:
Dokumentasi/Warga
OLAH TKP -- Polisi mengerahkan anjing pelacak dalam penyelidikan perampokan 12 suku emas perhiasan di rumah milik lansia di Tanjung Lalang, Ogan Ilir, Kamis (28/5/2026) pagi. Sudah seminggu berlalu, hingga Jumat (5/6/2026), pelaku perampokan tersebut belum tertangkap. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi masih terus memburu pelaku perampokan perhiasan emas seberat 12 suku milik seorang wanita lansia di Desa Tanjung Lalang, Ogan Ilir.
  • Aksi pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026).
  • Akibat kejadian tersebut, korban sempat dilarikan ke rumah sakit karena dianiaya oleh pelaku.

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Sudah satu minggu berlalu, polisi masih memburu  pelaku perampokan emas perhiasan di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir.

Perampokan dialami seorang wanita lansia bernama Sunai (68 tahun), pada Kamis (28/5/2026) dini hari.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, menyampaikan bahwa penyelidikan terus berlanjut.

"Tim Opsnal (Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polsek) terus melakukan penyelidikan," kata Bagus kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

Sebelumnya beredar kabar bahwa emas yang dirampok sebanyak 15 suku.

Namun, menurut Bagus, berdasarkan hasil pemeriksaan, barang yang dicuri sebanyak 12 suku.

"Kurang lebih 12 suku. Perhiasan emas tersebut menempel pada korban, artinya yang dipakai itulah yang dicuri," ungkap Bagus.

Korban juga dianiaya oleh perampok hingga sempat dirawat di rumah sakit.

Polisi menegaskan akan mengusut perkara ini hingga tuntas.

"Kita berdoa semoga secepatnya terungkap," pungkas Bagus.

Baca juga: Dua Kasus Perampokan Emas Terjadi di Ogan Ilir, Polisi Ingatkan Pentingnya Warga Gunakan Brankas

Korban Trauma

Korban perampokan emas di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, kini mengalami trauma.

Diketahui, korban seorang lansia bernama Sunai (68 tahun) dirampok pada Kamis (28/5/2026) dinihari.

Menurut informasi dari warga, korban sedang tinggal seorang diri di rumah.

Diduga pelaku telah mengetahui seluk-beluk dan situasi di TKP.

"Kalau sekarang ini pastinya korban masih trauma, kelihatan syok sekali. Sebab waktu kejadian, korban dianiaya pelaku," ungkap tetangga korban bernama Sahlan, Sabtu (30/5/2026).

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved