Penemuan Mayat di Muara Enim

Sosok MAP, Pria Keji Bunuh Mantan Kekasih di Muara Enim Gegara iPhone, Karyawan Swasta

Korban dan pelaku sempat menjalin hubungan asmara kurang lebih selama satu tahun sebelum korban menikah.

Tayang:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Weni Wahyuny
Tribun Sumsel/Google Play/Ardani Zuhri
BUNUH MANTAN KEKASIH - MAP dan barang bukti pembunuhan mantan kekasih di Muara Enim. 

Ringkasan Berita:
  • Kepolisian Resor Muara Enim menangkap tersangka MAP atas pembunuhan seorang ibu rumah tangga berinisial APS.
  • Pelaku mencekik korban di sebuah hotel setelah terlibat percekcokan terkait permintaan pembelian ponsel pintar.
  • Jasad korban dibakar dan dibuang ke Sungai Enim untuk menghilangkan jejak sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
  • Polisi mengamankan barang bukti berupa mobil, ponsel, dan sisa pembakaran untuk proses hukum lebih lanjut.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM -- MAP (33) jadi tersangka pembunuhan APS (23), seorang ibu rumah tangga (IRT) yang jasadnya dibuang di aliran Sungai Enim, tepatnya di pangkal Jembatan Enim III Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan.

MAP merupakan warga Desa Karang Raja, Muara Enim.

MAP juga merupakan mantan kekasih korban.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra mengungkapkan, MAP sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta.

Sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat menjalin hubungan asmara kurang lebih selama satu tahun sebelum korban menikah. 

Meski telah putus, keduanya masih berkomunikasi hingga akhirnya bertemu di sebuah hotel di Muara Enim pada tanggal 24 Mei 2026.

"Korban terlebih dahulu memesan kamar hotel karena pelaku tidak dapat datang tepat waktu. Sekitar pukul 04.00 WIB, korban kembali menghubungi pelaku untuk datang ke hotel tersebut. Pelaku datang sekitar setengah jam kemudian. Selama berada di hotel sejak pagi hingga sore, keduanya sempat melakukan hubungan badan,” jelas Kapolres.

UNGKAP KASUS - Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra didampingi Kasat Reskrim AKP M Andrian, Kanit Pidum Ipda Guntur serta Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim, dan Humas di Mapolres Muara Enim, menggelar jumpa pers ungkap kasus pembunuhan kurang dari 1x24 jam di Mapolres Muara Enim, Jumat (29/5/2026).
UNGKAP KASUS - Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra didampingi Kasat Reskrim AKP M Andrian, Kanit Pidum Ipda Guntur serta Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim, dan Humas di Mapolres Muara Enim, menggelar jumpa pers ungkap kasus pembunuhan kurang dari 1x24 jam di Mapolres Muara Enim, Jumat (29/5/2026). (Dokumen/Polres Muara Enim)

Baca juga: Minta Dibelikan iPhone Baru jadi Motif Mantan Kekasih Bunuh IRT dan Jasadnya Dibuang di Sungai Enim

Namun, pada sore hari terjadi percekcokan antara korban dan pelaku. 

Korban sempat meminta dibelikan telepon genggam baru jenis iPhone, namun pelaku menyatakan belum ada uang dan korban masih berstatus memiliki suami. 

Karena tidak dikabulkan, akhirnya keluar kata-kata yang menyakitkan dari mulut korban sehingga pelaku emosi dan mencekik korban hingga tewas di atas kasur kamar hotel.

“Pelaku emosi dan sakit hati, kemudian tangan kiri mencekik dan tangan kanan menutup mulut sambil tubuh pelaku menindih tubuh korban supaya tidak berteriak dan berontak selama sekitar 10 menit hingga korban meninggal dunia di tempat,” ungkapnya.

Usai memastikan korban meninggal, lanjut Kapolres, pelaku sempat kebingungan dan meninggalkan hotel serta pulang ke rumahnya. Keesokan harinya, pada 25 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku kembali ke hotel untuk membuang jenazah korban karena mulai mengeluarkan aroma tidak sedap. 

Kemudian, pelaku menekuk dan membungkus jasad korban dengan selimut milik hotel, lalu memasukkannya ke dalam ember kamar mandi berwarna merah berukuran besar dan membawanya dengan menggunakan mobil Honda Brio miliknya menuju kawasan Jembatan Enim III.

"Sebelum menurunkan Jasad korban, pelaku sempat mengecek satpam penjagaan. Setelah dipastikan tidak ada pelaku baru menurunkan Jasad dari lantai II tempat hotel menginap ke dalam mobil tepat di samping sopir," kata Kapolres.

Setelah itu, sambung Kapolres,  pelaku membawa jasad korban ke jalan baru untuk dibuang ke sungai. 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved