Berita Prabumulih

Berteduh di Pondok Saat Hujan, 7 Warga Desa Alai Tersambar Petir, Satu Meninggal Dunia

Sebanyak tujuh warga Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, disamba

Tayang:
Penulis: Edison | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Edison
TERSAMBAR PETIR : Warga Desa Alai Kecamatsn Lembak Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatera Selatan, disambar petir saat berteduh di pondok kebun karet, pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak tujuh ibu-ibu pekerja borongan di Desa Alai, Muara Enim, tersambar petir saat berteduh di sebuah pondok kebun.
  • Akibat peristiwa tersebut, satu orang korban bernama Rena Agustina (35) meninggal dunia karena mengalami luka bakar.
  • Enam korban lainnya berhasil selamat dari maut dan kini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Prabumulih karena mengalami luka-luka serta syok.

 


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH –
Sebanyak tujuh warga Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, disambar petir saat berteduh di pondok kebun karet pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Akibat kejadian itu, satu dari tujuh korban meninggal dunia. Sedangkan enam lainnya mengalami luka dan syok akibat sambaran petir tersebut. Saat ini, enam warga tersebut dibawa ke RSUD Prabumulih untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun nama tujuh korban antara lain Rena Agustina (35) yang diduga mengalami luka bakar akibat tersambar petir hingga meninggal dunia. Sedangkan enam korban selamat yakni Sunarti (53), Purwanti (43), Fini Famala (30), Opina (26), Enti Erika (48), dan Dela Agelia (26), semuanya merupakan warga Desa Alai Selatan, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika Fini Famela dan enam ibu lainnya mendapat borongan upah membersihkan kebun sawit milik Iin di Desa Alai Selatan. Tujuh ibu-ibu itu kemudian pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB bekerja, namun sekitar pukul 14.30 WIB tiba-tiba cuaca di lahan sawit tersebut mendung hendak hujan.

Fini bersama enam rekannya itu lalu memutuskan untuk berteduh di pondok yang ada di seputaran kebun sawit tersebut. Namun tak lama berteduh, tiba-tiba ada kilatan petir yang menyambar pondok tempat Fini dan rekannya. Seketika Fini dan enam rekannya terkapar pingsan, lalu selang beberapa waktu Fini tersadar dan sekuat tenaga bangkit meminta pertolongan kepada orang-orang yang berada di kebun sebelahnya.

Beruntung di kebun sebelah ada orang, sehingga kemudian menghubungi warga lainnya dan langsung mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih.

Akibat kejadian sambaran petir tersebut, salah satu rekan Fini yakni Rena Agustina dinyatakan oleh pihak medis sudah meninggal dunia.

"Tujuh warga Alai itu tersambar petir, satu orang meninggal dunia," ungkap salah satu warga yang enggan menyebutkan nama ketika dibincangi di rumah sakit.

Warga itu menuturkan para korban saat itu sedang mendapat borongan kerja membersihkan kebun sawit, namun saat berteduh ketika hujan malah tersambar petir.

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved