Berita Pemkab OKU Timur

Gandeng BRIN, Pemkab OKU Timur Siapkan 11 Riset Strategis Lintas Sektor

Rencana kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, lingkungan hidup, sosial

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Choirul Rahman
RENCANA RISET -- Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Bapperida mulai membahas rencana kerja sama riset dengan BRIN untuk mendukung pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah, Selasa (19/5/2026). Sedikitnya 11 usulan penelitian strategis disiapkan, mulai dari pertanian, lingkungan hidup hingga tata ruang daerah. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab OKU Timur mengusulkan 11 kerja sama riset dengan BRIN.
  • Fokus kajian meliputi pertanian, lingkungan hidup, peternakan hingga tata ruang.
  • Program diarahkan untuk memperkuat pembangunan berbasis evidence based policy.

TRIBUNSUMSEL.COM,MARTAPURA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mulai menyiapkan arah pembangunan berbasis riset dengan merencanakan kerja sama bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Pemkab mengusulkan sedikitnya 11 rencana kerja sama lintas sektor yang dinilai strategis untuk mendukung pembangunan daerah.

Rencana kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, lingkungan hidup, sosial, hingga tata ruang wilayah.

Kepala Bapperida OKU Timur, Maryus Markus Firdaus, mengatakan bahwa daftar usulan tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan awal bersama pihak BRIN, sambil menyesuaikan kemungkinan dukungan anggaran pada Perubahan APBD 2026.

"Baru daftar (list) yang kita bahas dengan pihak BRIN, sambil melihat kemungkinan dukungan anggarannya di Perubahan APBD 2026. Secara prinsip, ini dalam rangka penguatan arah kebijakan pembangunan yang berbasis bukti (evidence-based policy)," ujarnya kepada jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Selasa (19/5/2026).

Dari 11 usulan yang disiapkan, sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kreatif, Pemkab OKU Timur Gelar Pelatihan Kerajinan Tas Wastra dan Batik

Pemkab merencanakan kajian dan teknik budidaya padi IP-400 di Kabupaten OKU Timur, termasuk penelitian terkait percepatan pelapukan kayu dan serasah pada lahan cetak sawah.

Selain itu, pengembangan komoditas lokal juga masuk dalam agenda kerja sama, salah satunya kajian budidaya duku Komering agar dapat berkembang menjadi produk unggulan daerah.

Pemkab juga mengusulkan kajian pengembangan budidaya ternak kambing untuk memperkuat sektor peternakan masyarakat.

Di bidang lingkungan hidup, Pemkab mengusulkan penyusunan rencana induk sistem pengelolaan sampah terpadu Kabupaten OKU Timur serta kajian risiko bencana cuaca ekstrem dan angin puting beliung.

Sementara itu, dalam mendukung perencanaan wilayah, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan inovasi dan teknologi citra satelit penginderaan jauh guna menunjang tata ruang daerah.

Tidak hanya itu, terdapat pula usulan pemanfaatan sumber daya informasi ilmiah dan penerbitan ilmiah untuk mendukung riset dan inovasi daerah, termasuk penyusunan indeks religiusitas Kabupaten OKU Timur tahun 2026 serta dokumen Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda).

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya Pemkab OKU Timur dalam memperkuat kebijakan pembangunan yang lebih terukur, berbasis data, serta sesuai dengan kebutuhan daerah.

Baca berita lainnya di google news

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved