Suami Bunuh Istri di Pagar Alam
Keseharian JA, Suami Bunuh Istri di Pagar Alam, Dikenal Ramah Hingga Warga Tak Menyangka
JA (35), suami di Pagar Alam nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri, IK (30) di kediamannya pada Kamis (14/5/2026) malam, kesehariannya dikenal ramah
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Warga Gang Cempaka, Kelurahan Nendagung, Pagar Alam tidak menyangka pasangan yang baru menetap selama 3 bulan di lingkungan terlibat konflik hingga terjadi pembunuhan.
- Kejadian itu dialami IK (30), seorang istri meregang nyawa di tangan suaminya, JA (35) di kediaman mereka.
- Meski baru tiga bulan menempati rumah barunya, ia dan istrinya dikenal sangat membaur dan ramah kepada tetangga.
TRIBUNSUMSEL.COM -- JA (35), seorang suami di Pagar Alam kini harus berurusan dengan hukum setelah nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri, IK (30) di kediaman mereka pada Kamis (14/5/2026) malam.
Peristiwa tragis itu cukup membuat warga Gang Cempaka, Kelurahan Nendagung, Pagar Alam terkejut bukan main.
Warga seolah tidak menyangka pasangan yang baru menetap selama 3 bulan di lingkungan tersebut terlibat konflik hingga terjadi pembunuhan.
Bagi warga di Kecamatan Pagar Alam Selatan, JA adalah warga baru yang memiliki kesan sangat baik.
Baca juga: Cekik Istri Hingga Tewas, Suami di Pagar Alam Ngaku Ke RT dan Warga, Pasrah Tunggu Polisi Datang
Meski baru tiga bulan menempati rumah barunya, ia dan istrinya dikenal sangat membaur dan ramah kepada tetangga.
Keseharian JA yang rajin melangkahkan kaki ke masjid setiap waktu salat tiba membuat warga sekitar sama sekali tidak menyangka bahwa ia mampu melakukan tindakan sekeji itu.
"Keduanya ramah, Pak, dengan tetangga. Bahkan kami sering melihat suaminya berjalan ke masjid saat waktu salat," kata tetangga korban yang enggan disebutkan namanya kepada Sripoku.com.
Selain itu, menurut warga sekitar rumah, selama bermukim di sana, rumah tangga JA dan IK tampak adem ayem.
Bahkan warga mengaku tidak pernah terlihat dan terdengar adanya keributan.
"Mereka ini baru sekitar tiga bulan tinggal di sini setelah rumah mereka jadi. Kami tidak pernah mendengar ada keributan atau cekcok antara suami dan istrinya," ujar tetangga korban yang enggan disebutkan namanya.
Tidak pernah ada suara keributan atau cekcok yang terdengar oleh warga, sehingga kabar pembunuhan yang terjadi sekira pukul 21.30 WIB, bak petir di siang bolong bagi lingkungan Gang Cempaka.
Alih-alih melarikan diri, AJ rupanya langsung menghubungi Ketua RT setempat.
Baca juga: Sosok Suami Bunuh Istri di Pagar Alam, Tetangga Ungkap Kebiasaan Pelaku, Baru 3 Bulan Pindah
Ia secara jujur mengakui telah melakukan kekerasan terhadap istrinya hingga tak sadarkan diri.
"Jadi saat kejadian tadi malam, kami juga tidak tahu jika ada pembunuhan di rumah mereka kalau bukan si suami yang memberi tahu kami langsung," ungkapnya.
Informasi yang dihimpun Sripoku.com di lokasi rumah pelaku dan korban menyebutkan, usai cekcok dan berujung suami mencekik istrinya hingga tewas, pelaku (suami korban) langsung memberi tahu warga sekitar jika dirinya baru saja cekcok dengan korban dan mencekik korban hingga tak sadarkan diri.
| Cekik Istri Hingga Tewas, Suami di Pagar Alam Ngaku Ke RT dan Warga, Pasrah Tunggu Polisi Datang |
|
|---|
| Sosok Suami Bunuh Istri di Pagar Alam, Tetangga Ungkap Kebiasaan Pelaku, Baru 3 Bulan Pindah |
|
|---|
| Kronologi Suami di Pagar Alam Habisi Nyawa Istri di Dalam Rumah, Menyerahkan Diri Usai Kejadian |
|
|---|
| Motif Suami Bunuh Istri di Pagar Alam, Berawal dari Cekcok Isi Chat, Hubungi RT Usai Kejadian |
|
|---|
| Breaking News : Suami di Pagar Alam Bunuh Istri, Kini Serahkan Diri ke Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Anggota-Polres-Pagar-Alam-saat-melakukan-mengamankan-TKP-pembunuhan-di-Air-Perikan.jpg)