Bus ALS Kecelakaan di Muratara
Asal Api Penyebab Bus ALS Terbakar usai Tabrakan dengan Truk Tangki dari Tabung Gas? Ini Kata Polisi
Saat disinggung soal kemungkinan api berasal dari tabung gas yang ada di dalam bus, dia belum bisa memastikannya.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Polisi selidiki penyebab kebakaran hebat dalam kecelakaan Bus ALS vs truk tangki minyak di Muratara.
- Soal kemungkinan api berasal dari tabung gas yang ada di dalam bus, dia belum bisa memastikannya.
- Sejak kemarin hingga hari ini penyelidikan tidak ditemukan serpihan ataupun bekas-bekas rem baik dari bus maupun dari truk tangki.
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Proses penyidikan penyebab kecelakaan maut yang menewaskan 16 orang di Jalinsum di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan (Sumsel), masih terus berlanjut.
Termasuk soal asal mula api yang menyebabkan Bus ALS terbakar hebat dalam kecelakaan itu.
Kabid Labfor Polda Sumsel, Kombes Pol. Witdiardi, mengatakan dari pemeriksaan ini pihaknya mengambil 2 bungkus arang sisa kebakaran dari dalam bus dan 1 botol cairan dari dalam truk tangki yang akan dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Forensik Polda Sumsel.
"Barang bukti ini selanjutnya kami lakukan pemeriksaan secara laboratoris di Bidlabfor Sumsel. Hasilnya nanti akan kami sampaikan kepada penyidik lantas," katanya disela olah TKP, Kamis (7/5/2026).
Saat disinggung soal kemungkinan api berasal dari tabung gas yang ada di dalam bus, dia belum bisa memastikannya.
Karena hal itu harus dilakukan pemeriksaan secara laboratoris.
Diketahui, tim dari Dirlantas Polda Sumsel didampingi Polres Muratara kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekonstruksi.
Pantauan reporter Sripoku.com, dalam olah TKP tersebut pihak kepolisian juga menghadirkan kernet Bus ALS yang berhasil lolos dari maut, serta warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol. Maesa Soegriwo, mengatakan sejak kemarin pihaknya sudah turun olah TKP bersama Polres Muratara.
Penyelidikan tersebut masih terus berlanjut karena harus benar-benar secara detail untuk mengetahui bagaimana penyebab kecelakaan tersebut di wilayah Muratara ini terjadi.
Dia juga mengatakan, dari hasil keterangan sementara, kernet Bus ALS atas nama Fadli mengaku kecelakaan terjadi bermula dari sopir bus yang menghindari lubang.
"Namun yang jelas kami tidak bisa menguatkan keterangan dari kernet tersebut. Maka kita datangkan tim TAA dan Labfor. Kemudian hari ini juga Korlantas Mabes Polri juga akan turun," kata Dirlantas.
Baca juga: 7 Tragedi Kecelakaan Fatal Bus ALS, Sudah 2 Kali Tanggal 6 Mei, Terbaru 16 Orang Tewas di Muratara
Untuk sementara, penyebab pasti kecelakaan maut tersebut belum dipastikan.
Namun, jika melihat dari keterangan kernet sendiri, memang di sekitar lokasi kejadian terdapat jalan berlubang.
"Memang kami temukan di jalan-jalan sekitar TKP mulai dari 30 meter, 50 meter dari TKP ada lubang, baik di tengah, di pinggir, maupun di sebelah kiri dan kanan. Lubang dengan kedalaman sekitar 2 cm," ungkapnya.
| Kondisi Ngadiono Korban Selamat Bus ALS Terus Membaik, Luka Bakar Sisa 15 Persen |
|
|---|
| Semua Jenazah Korban Lakalantas Bus ALS vs Truk Tangki Sudah Teridentifikasi, 4 Dipulangkan Hari Ini |
|
|---|
| Sisa 3 Jenazah Belum Teridentifikasi, Tim DVI Polda Sumsel Pastikan Hasil Tes DNA Selesai Jumat |
|
|---|
| Detik-detik Menegangkan Evakuasi Truk Tangki Laka Maut VS Bus ALS di Muratara, Nyaris Makan Korban |
|
|---|
| Momen Memilukan Serah Terima Korban Kecelakaan Bus ALS, Keluarga Peluk Peti Jenazah Sambil Menangis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/polda-sumsel-olah-tkp-kecelakaan-bus-als-vs-truk-tangki-di-muratara.jpg)