Begal di Lubuklinggau

Dalam Sehari 2 Pelajar Jadi Korban Begal di Lubuklinggau, Motor Dirampas, Pelaku Diduga Komplotan

Dua pelajar di Kota Lubuklinggau, Sumsel menjadi korban aksi begal di lokasi berbeda namun pada hari yang sama. 

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
dok. Kompas TV via Tribunnews
BEGAL -- Ilustrasi gambar begal motor. Dua pelajar di Lubuklinggau menjadi korban begal di tempat berbeda, Minggu (26/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dalam sehari, dua pelajar di Lubuklinggau menjadi korban begal dengan modus yang sama yakni mengenal orangtua korban.
  • Para pelaku yang diduga satu komplotan, turun dari pick up dan melancarkan aksinya di Kelurahan Air Temam dan Kelurahan Lubuk Binjai.
  • Kedua korban ditodong sajam lalu sepeda motornya dirampas, pelaku kini diburu polisi.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Dua pelajar di Kota Lubuklinggau, Sumsel menjadi korban aksi begal di lokasi berbeda namun pada hari yang sama. 

Kedua korban masing-masing Rahmat dan Ilham, warga Dusun II Taba Rejo, Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.

Peristiwa aksi begal itu terjadi di wilayah Kelurahan Air Temam dan Kelurahan Lubuk Binjai pada Minggu (26/4/2026) kemarin.

Akibat peristiwa itu, keduanya harus kehilangan motor kesayangannya, yakni motor Honda Beat warna putih dan Honda Vario.

Agustina, kerabat korban, mengatakan kejadian bermula saat korban Rahmat tengah melintas mengendarai motor Honda Beat, tiba-tiba disetop oleh orang tak dikenal (OTD).

Saat disetop, pelaku pura-pura mengenal orangtua Rahmat dan meminta diantar ke rumah di wilayah Lubuk Binjai.

"Awalnya mereka mau ke rumah bapaknya Rahmat itu, karena berhubung tidak ada, pelaku minta antar ke arah Binjai, di sana ditodongnya," ungkap Agustina kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Saat Berangkat Sekolah, Pelajar Perempuan di Muba Jadi Korban Begal, Alami Luka Meski Motor Selamat

Sementara Ilham, kejadiannya sepulang habis mengantar kakaknya bekerja di mie ramen.

Ilham mengendarai motor Honda Vario, setibanya di wilayah dekat Masjid Taba Rejo, tiba-tiba korban disetop OTD.

"Kemudian korban langsung disuruh mengantar pelaku ke ATM, sampai di wilayah Temam korban Ilham langsung ditodong pelaku," ujarnya.

Menurut Agustina, kedua pelaku diduga merupakan komplotan karena ada warga yang melihat mereka turun dari mobil pick up.

"Mereka itu informasinya diturunkan dari mobil pick up, kemudian para pelaku itu mengaku kenal dengan orangtua korban," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan, Ipda Hari Ardiansyah, membenarkan adanya peristiwa aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

"Ya benar ada kejadian perbuatan aksi curas tersebut dan korban sudah diminta untuk membuat laporan," ungkapnya.

Hanya saja kemarin laporan belum diterima langsung karena masih menunggu BPKB kendaraan yang masih berada di leasing.

"Sekarang kita masih menunggu, karena kemarin BPKB motornya masih di leasing," ujarnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved