Berita Musi Rawas
Jalan Penghubung Sembatu Jaya–Pelawe Rusak Parah, Warga Akui Kesulitan Beraktivitas
Kondisi tersebut tentu sangat dikeluhkan oleh warga, terlebih kondisi itu sudah berlangsung sejak bertahun-tahun.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- Kondisi jalan penghubung Desa Sembatu Jaya menuju Simpang Jene, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas kian memprihatinkan.
- Kontur tanah merah yang berubah menjadi kubangan lumpur saat musim hujan membuat aktivitas warga lumpuh total.
- Warga mengeluhkan sulitnya mengangkut hasil bumi dan akses keluar masuk desa yang sudah bertahun-tahun tanpa perbaikan permanen.
TRIBUNSUMSEL.COM,MUSIRAWAS- Jalan penghubung antara Desa Sembatu Jaya menuju Simpang Jene Desa Pelawe di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas rusak parah.
Kontur jalan yang masih tanah merah, kemudian diperparah dengan musim penghujan, sehingga membuat jalan menjadi berlumpur, lincin hingga sulit dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi tersebut tentu sangat dikeluhkan oleh warga, terlebih kondisi itu sudah berlangsung sejak bertahun-tahun.
Selain menganggu aktivitas sehari-hari, juga menganggu perekonomian masyarakat di beberapa desa.
Dikatakan, Dedi salah seorang warga Desa Sembatu Jaya mengatakan, kerusakan jalan di desanya sudah berlangsung sejak kurang lebih 2 bulan terakhir.
"Sudah 2 bulan lebih, jalan disini rusak pernah, karena musim hujan. Sebab jalan ini masih tanah, jadi kalau musim hujan pasti becek," katanya, Senin (6/4/2026).
Akibat kerusakan jalan tersebut, warga kini kesulitan untuk beraktivitas baik ke kebun maupun aktivitas sehari-hari untuk keluar masuk desa.
"Tak hanya itu, akibat jalan rusak ini masyarakat juga kesulitan untuk mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan, termasuk juga mau keluar masuk desa juga susah," ungkapnya.
Baca juga: Pemkab Musi Rawas Resmi Terapkan WFH dan WFA Untuk ASN Setiap Hari Rabu, Dievaluasi Setelah 3 Bulan
Dia mengaku, kondisi ini terjadi secara berulang-ulang setiap tahunnya, khususnya saat musim penghujan mulai mengguyur wilayah Kabupaten Musi Rawas.
"Setiap tahun begini, belum ada upaya perbaikan dari pemerintah. Padahal disana ada aktivitas pertambangan minyak dan gas," ucapnya.
Untuk itu, dia bersama warga lainnya berharap ada upaya perbaikan dari pemerintah untuk melakukan perbaikan. Sehingga ekonomi masyarakat meningkat dan aktivitas masyarakat juga lancar.
"Ini askes jalan utama bagi masyarakat, baik warga Dusun Kupuk maupun warga Desa Sembatu Jaya. Cuman disini yang jalannya jelek, sedangkan Desa lain jalannya sudah aspal semua," tegasnya.
Sama halnya disampaikan, Dadang salah seorang warga Desa Lubuk Pauh mengatakan, kondisi jalan saat ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan yang sudah dimodifikasi.
"Kendaraan yang sudah dimodifikasi yang yang bisa lewat. Kalau sepeda motor atau mobil, yang masih standar jangan harap dapat melintas," tutupnya.
Baca berita lainnya di google news
| Penampakan Sapi Angus Hitam Kurban Presiden Prabowo di Musi Rawas, Punya Bobot 917 Kilogram |
|
|---|
| Dua Remaja di Musi Rawas Ditangkap Polisi, Kedapatan Bawa Sabu dan 12 Butir Ekstasi |
|
|---|
| Aksinya Maling Motor Terekam CCTV, Remaja di Musi Rawas Tak Berkutik saat Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Polres Muratara Tangkap Pengedar Narkoba yang Resahkan Warga, Sita 5 Paket Sabu di Dalam Dompet |
|
|---|
| Polres Muratara Tangkap Wanita di Desa Remban Karena Edarkan Narkoba, 13 Paket Sabu Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jalan-rusak-di-jalan-penghubung-musi-rawas.jpg)